Amylmetacresol

Kasus virus Corona atau Covid-19 semakin bertambah setiap hari, dan jumlahnya telah mencapai lebih dari 1,4 juta di seluruh dunia. Hal tersebut juga mengakibatkan lebih dari 82.000 orang meninggal dunia, namun lebih dari 302.000 orang dinyatakan sembuh. Para peneliti juga melakukan upaya untuk membuat obat atau vaksin untuk mencegah Corona. Contoh obat yang digunakan untuk uji coba adalah obat favipiravir. Selain itu, ada obat lain yang diklaim dapat mengatasi Corona, yaitu amylmetacresol.

Mengapa Menggunakan Amylmetacresol?

Amylmetacresol merupakan jenis obat yang dapat digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan dan infeksi mulut ringan. Obat ini juga dapat digabungkan dengan alkohol dichlorobenzyl dan mentol untuk meredakan nyeri pada tenggorokan.

Sakit tenggorokan adalah penyebab utama dari radang tenggorokan akut atau faringitis. Faringitis terjadi karena virus muncul di dalam tubuh. Jenis virus yang menyebabkan faringitis adalah influenza, parainfluenza, rhinovirus, adenovirus, dan coronavirus.

Coronavirus dapat memicu sakit tenggorokan. Namun, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), coronavirus terdiri dari empat kelompok, antara lain alfa, beta, delta, dan gamma. Contoh-contoh virus yang menyebabkan sakit tenggorokan adalah:

  • Human coronavirus 229E.
  • Human coronavirus NL63.
  • Human coronavirus OC43.
  • Human coronavirus HKU1.

Selain itu, terdapat tiga jenis virus yang memicu penularan, antara lain:

  • MERS-CoV, jenis virus yang memicu Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
  • SARS-CoV, jenis virus yang memicu Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
  • SARS-CoV-2, jenis virus yang memicu Coronavirus Disease (Covid-19).

Hasil Studi Mengenai Amylmetacresol

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai amylmetacresol, berikut adalah pernyataan yang telah dirilis melalui jurnal berikut:

  1. Jurnal Antiviral Chemistry & Chemotherapy

Pada tahun 2005, sebuah penelitian di Inggris mengkaji efek antivirus amylmetacresol. Penelitian tersebut dicatat melalui jurnal Antiviral Chemistry & Chemotherapy, juga menyatakan bahwa campuran amylmetacresol dan alkohol dichlorobenzyl pada tingkat pH yang rendah, dapat mematikan virus melalui envelope yang memicu gangguan pernafasan seperti influenza.

  • International Journal of General Medicine

Penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2017 juga melakukan hal yang sama, yaitu mengkaji efek antivirus amylmetacresol. Namun, riset yang dicatat melalui International Journal of General Medicine menyatakan bahwa penelitian tersebut menggunakan materi virus HRV, coxsackievirus A10, influenza A H1N1, dan human coronavirus OC43.

Kedua studi di atas juga menyatakan bahwa kedua jenis virus, SARS-CoV dan SARS-CoV-2, adalah jenis virus yang berbeda. Selain itu, para peneliti belum menemukan bukti bahwa amylmetacresol dapat mengatasi Corona secara efektif.

Sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang mampu menyembuhkan manusia dari penyakit Corona. Saat ini para peneliti masih melakukan serangkaian uji coba untuk mengembangkan obat untuk mengatasi masalah ini.

Cara Mengatasi Penyebaran Virus Corona

Untuk saat ini, Indonesia telah melakukan Social Distancing atau Physical Distancing untuk mencegah penyebaran Corona. Selain itu, masyarakat dihimbau untuk tidak mudik. Jika Anda ingin mudik ke luar kota, maka status Anda akan menjadi orang dalam pemantauan (ODP).

Selain itu, untuk menjaga kesehatan tubuh, berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan:

  • Tetap berada di rumah.
  • Cuci tangan dengan sabun.
  • Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut.
  • Gunakan masker jika Anda ingin keluar rumah untuk mencegah penularan.
  • Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Konsumsi obat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Meskipun amylmetacresol dapat meredakan gejala sakit tenggorokan yang disebabkan oleh coronavirus, secara resmi belum ada penelitian yang dilakukan untuk mengkaji efek amylmetacresol untuk mengobati pasien dari Covid-19. Untuk menjaga kesehatan, Anda hanya perlu lakukan yang dianjurkan di atas.

Penyakit Read More

Biopsi Tulang Lesi, Tujuan dan Prosedurnya

Biopsi tulang merupakan sebuah prosedur pembedahan medis di mana dokter akan mengambil sedikit sampel jaringan tulang untuk kemudian mengirimkannya ke laboratorium guna pemeriksaan lebih lanjut. Tes ini biasanya akan membedakan tumor tulang mana yang merupakan penyakit kanker dan mana yang tidak. Selain itu, tes ini juga bisa digunakan untuk mendiagnosa abnormalitas pada tulang. Dalam prosedur biopsi tulang ini, dokter akan membuat sayatan kecil, melakukan pengeboran ke dalam tulang, dan mengambil sampel jaringan dari lesi di dalam tulang. Lesi adalah ketidaknormalan di dalam struktur tulang, yang mungkin dapat mempengaruhi pertumbuhan tulang atau tidak. Tidak semua lesi memiliki sifat kanker.

Mengapa biopsi tulang perlu dilakukan?

Dokter akan merekomendasikan prosedur biopsi tulang apabila ditemukan tanda-tanda ketidaknormalan di dalam tulang. Tanda-tanda tersebut dapat terlihat saat proses  pemindaian pencitraan dilakukan, misalnya pemindaian sinar-X atau CT. Biopsi tulang akan membantu dokter untuk menentukan apakah lesi tulang Anda merupakan hasil dari kanker, infeksi, ataupun kondisi-kondisi lain, seperti infeksi jamur, tumor tulang kanker yang menyerang anak-anak, tumor jinak (fibroma), histoplasmosis, kanker pada sumsum tulang belakang dan sel-sel plasma (multiple myeloma), tuberculosis, lunaknya tulang akibat kekurangan vitamin D, osteosarcoma, dan osteitis fibrosa. Biopsi tulang lesi juga dapat menyediakan gambaran dalam tulang Anda pada dokter. Hal ini akan sangat bermanfaat khususnya untuk memeriksa status infeksi atau penyakit yang dapat memaksa dokter melakukan amputasi. Dalam kasus-kasus tertentu, biopsi tulang dapat mencegah perlunya prosedur amputasi pada pasien.

Persiapan dan prosedur biopsi tulang

Sebelum mendapatkan prosedur biopsi tulang ini, Anda akan mendapatkan pemeriksaan pencitraan untuk menentukan lokasi di mana lesi tulang Anda berada. Menggunakan gambar hasil pemeriksaan tersebut, dokter ahli bedah akan memiliih daerah di mana ia akan mengambil sampel jaringan. Anda juga akan mendapatkan pemeriksaan fisik secara keseluruhan. Saat tersebut merupakan waktu yang tepat untuk memberitahu dokter Anda obat-obatan apa saja yang sedang dikonsumsi, termasuk obat OTC dan suplemen, serta apakah Anda memiliki alergi tertentu atau tidak. Selain itu, biasanya Anda akan diminta untuk berpuasa selama kurang lebih 8 jam sebelum prosedur biopsi tulang dilakukan. Hal ini merupakan prosedur yang standar, terutama apabila Anda akan mendapatkan anestesi umum.

Lokasi dan jenis prosedur biopsi akan menentukan jenis anestesi yang Anda butuhkan. Anestesi tersebut dapat bersifat lokal maupun umum. Apabila Anda mendapatkan anestesi umum, Anda akan tidur sepanjang waktu prosedur berlangsung dan tidak akan merasakan rasa sakit apapun. Saat prosedur biopsi tulang dimulai, dokter akan membuat sayatan kecil di kulit. Apabila Anda mendapatkan biopsi jarum, dokter ahli bedah akan melakukan pengeboran kecil ke dalam tulang. Dokter kemudian akan mengambil sampel jaringan menggunakan alat yang berbentuk menyerupai jarum suntik. Sementara itu, pada biopsi insisional, dokter ahli bedah akan mengambil sampel langsung dari tumor. Biopsi tulang jenis ini akan membuat dokter dapat mengambil sampel jaringan dalam ukuran yang lebih besar. Setelah berhasil mengambil sampel jaringan, dokter kemudian akan menutup sayatan yang dibuat dan mengikat perban di sekelilingnya. Sampel jaringan yang diambil kemudian akan dikirim ke laboriatorium untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah prosedur biopsi tulang berhasil dilakukan, Anda akan diminta untuk beristirahat di tempat tidur rumah sakit hingga dokter memberitahu bahwa Anda bisa pulang. Anda juga akan diminta untuk merawat luka sayatan (menjaga kebersihan luka dan mengganti perban).

Penyakit Read More

“Mahar” Pengembangan Vaksin Corona Ditaksir Habis Miliaran Dolar

Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, SARS-CoV-2, masih berlangsung tanpa ada jaminan secuil pun kapan semuanya akan mereda. Bahkan di Indonesia dan beberapa negara lain, seperi Amerika Serikat misalnya, covid-19 tengah menunjukkan tren menanjak. Setiap harinya, ratusan orang baru dikonfirmasi terinfeksi virus tersebut. Di satu sisi, pengembangan vaksin corona, yang mungkin bisa menjadi “pelangi” untuk menghapus “badai” ini belum juga mendapat titik terang.

Akan tetapi, upaya menuju ke situ bukan tak sama sekali dilakukan. Sejak pertama kali Covid-19 mewabah di Wuhan, Tiongkok, elemen-elemen yang mendedikasikan dirinya di dunia kesehatan terus berusaha menemukan sesuatu untuk mencegah dan menyudahi serangan tak terduga-duga ini.

Setidaknya tercatat 20 perusahaan atau organisasi sector publik di seluruh dunia tengah berpacu untuk menemukan vaksin corona. Salah satu dari mereka adalah Moderna. Moderna termasuk salah satu dari empat proyek yang didanai oleh Organisasi global yang berbasis di Oslo, Koalisi untuk Kesiapsiagaan Epidemi Inovasi (CEPI).

Dalam proses kerjanya, Koalisi untuk Kesiapsiagaan Epidemi Inovasi melalui sang CEO, Richard Hatchett, mengatakan bahwa untuk dapat menemukan vaksin corona butuh “mahar” yang tidak murah. Ia menaksir bahwa pengembangan vaksin corona ini bisa menghabiskan dana sekitar 2 miliar dolar. Tak hanya itu, vaksin ini tak dapat jadi secara instan. Setidaknya butuh 18 bulan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Mungkin, vaksin corona pertama di dunia baru benar-benar dapat digunakan dalam jangka waktu tersebut, sebab masih menurut Hatchett, Moderna merupakan perusahaan paling cepat dalam “perlombaan” ini. CEPI memang amat memprioritaskan pengembangan vaksin corona tersebut. Oleh karenanya, Moderna yang telah satu visi terus bekerja keras untuk dapat menciptakan “pelangi” tersebut.

CEPI bersama Moderna berpengangan bahwa Covid-19 adalah suatu urgensi yang nyata. Pasalnya, pandemi ini merupakan ancaman bagi dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 100 tahun terkahir. “Terutama dalam hal kecepatan dan potensi keparahannya,” kata Hacthett, merujuk pandemi Flu Spanyol pada 1918 silam.

Keberhasilan Moderna sebagai yang terdepan datang ketika kepala eksekutifnya, Stephane Bancel, yang pernah menangani flu babi, memanggil kontak di National Institutes of Health. Kemudian, pada musim gugur ini, kedua organisasi telah sepakat untuk menjalankan tes di pabrik perusahaan untuk melihat seberapa cepat mereka dapat menanggapi pandemic Covid-19. Tetapi sebelum kemungkinan terjadi, virus corona tipe baru datang dan menjelma seolah-olah sebagai sebuah tes yang nyata.

Dalam proyek ini, organisasi-organisasi tersebut tentu saja dibantu oleh Tiongkok. Para ilmuwan di Tiongkok menerbitkan secara online genom virus corona yang terdiri dari 30 ribu “huruf” biokimia dari kode genetiknya pada 10 Januari lalu. Dari kode dan urutan genomik tersebut, langkah pertama untuk menemukan vaksin corona bisa ditempuh.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIH), Dr Anthony Fauci, menjelaskan lebih lanjut bahwa para peneliti di organisasinya menyalin bagian dari kode genetik virus yang berisi instruksi bagi sel untuk membuat lonjakan protein. Moderna membungkus “pengantar RNA” itu ke dalam vaksin.

Fauci meyakini dapat menyelesaikan membuat vaksi kurang dari 18 bulan. Timnya akan mencoba mengembangkan teknologi platform untuk memfasilitasi pengembangan vaksin dengan cepat. Salah satu platform tersebut adalah produksi vaksin Moderna berdasarkan genetika virus.

Pada 7 Februari silam, para ilmuwan perusahaan telah memproduksi puluhan dosis vaksin tingkat klinis, cukup untuk uji coba awal NIH pada sukarelawan sehat. Uji coba itu telah terjadwal dan akan dilakukan pada April ini.

Nantinya, vaksin corona yang dikerjakan oleh Moderna ini akan berjenis “vaksin asam nukleat”, yang mengandung resep genetik untuk protein virus dalam bentuk DNA atau messenger RNA (mRNA). Itu membuat penerima manusia menghasilkan protein di dalam tubuh mereka. Belum ada vaksin virus yang terbuat dari asam nukleat yang dilisensikan untuk penggunaan manusia.

Sekarang, mari kita tunggu sambil berharap pengembangan vaksin corona yang dilakukan oleh Moderna atau organisasi, instansi, atau pihak-pihak terkait dapat berjalan dengan mulus dan dapat selesai secepatnya agar pandemi covid-19 yang telah memakan puluhan ribu korban jiwa ini lekas tertangani dan kita dapat kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala.

Hidup Sehat, Penyakit Read More

Apa saja Efek Samping Minyak Wangi?

Minyak wangi berfungsi untuk membuat tubuh kita harum semerbak. Hal inilah yang menjadikan minyak wangi termasuk salah satu benda yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Selain mampu menyamarkan bau badan, aroma yang ditimbulkan minyak wangi juga dapat membangkitkan mood serta meredakan stres.

Minyak wangi terbagi dalam beberapa jenis dengan kandungan dan kekuatan aroma yang berbeda-beda. Yang paling umum dikenal adalah eau de parfum, eau de toilette, dan eau de cologne.

Apakah perbedaannya?

Eau de Parfum

Parfum memiliki konsentrat wangi yang paling tinggi, yakni 20-30 persen. Semakin tinggi konsentratnya, semakin tahan lama pula aromanya. Hal ini menjadikan parfum sebagai jenis minyak wangi yang paling mahal. Kita tidak perlu menggunakannya terlalu banyak. Satu semprotan saja, wanginya sudah menyergap. Rata-rata wangi parfum bisa bertahan antara 8-24 jam.

Eau de toilette

Eau de toilette mengandung 5-15 persen konsentrat wewangian. Kandungannya lebih banyak berisi alkohol dibandingkan dengan minyak esensial. Wangi eau de toilette hanya bertahan sebentar, yakni 2-3 jam. Biasanya, orang-orang menggunakan minyak wangi jenis ini pada siang hari karena tidak terlalu ‘berat’ seperti parfum.

Eau de cologne

 Cologne atau kolonye hanya mengandung 2-4 persen konsentrat wangi. Sisanya lebih banyak alkohol. Jenis minyak wangi ini hanya dapat bertahan selama beberapa jam. Karena itu, kolonye lebih cocok digunakan untuk menimbulkan sensasi segar ketimbang sebagai pewangi yang tahan lama.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai minyak wangi agar tidak salah pilih dan salah dalam menggunakannya. Tentunya, memilih dan menggunakan minyak wangi dengan tepat akan membuat kita tampil lebih percaya diri, serta terhindar dari efek samping.

Parfum yang dirilis para selebritis ternama memang tampak wah.Tak jarang, parfum-parfum ini membuat kita merasa lebih seksi, menarik, dan percaya diri. Tapi apakah kamu pernah mencoba untuk mengenali bahan-bahan di dalamnya? Jikapun sudah membaca jelas berbagai kandungannya, ada begitu banyak bahan dalam parfum yang sebenarnya sengaja tidak diungkapkan pada pembeli.

Terdapat undang-undang yang menjamin ‘rahasia dagang’ produsen, sehingga mereka menolak bermurah hati untuk mencantumkan seluruh bahan pada label. Masalahnya adalah jika kulitmu termasuk sensitif atau sedang dalam kondisi tertentu, bisa saja bahan-bahan kimia tersembunyi tersebut malah menimbulkan masalah kesehatan.

Selain alergi ringan, berikut masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat paparan bahan-bahan dari minyak wangi atau parfum:

Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah ruam kulit akibat kontak dengan zat-zat tertentu. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, namun bisa mengganggu kenyamanan karena gejalanya yang berupa gatal-gatal, perih, sensasi terbakar, dan lainnya. Kondisi kulit ini dapat menghilang dengan sendirinya tanpa penanganan dari dokter. ANda bisa menerapkan cara-cara berikut di rumah: Hindari menggaruk agar kulit tidak makin iritasi. Berhenti menggunakan produk pemisunya, misalnya minyak wangi. Bersihkan area kulit yang terkena dengan sabun berbahan lembut dan air hangat. Oleskan losion kalamin atau krim hidrokortison untuk mengurangi gatal-gatal. Konsumsi obat antihistamin juga dapat dilakukan untuk meredakan reaksi alergi.

Gangguan pernapasan

Banyak sekali parfum yang mengandung sekelompok bahan kimia yang disebut phthalate. Para ahli menduga bahwa senyawa ini dapat mengganggu kesehatan pernapasan anak. Selain itu, paparan phthalate terhadap janin mungkin pula meningkatkan risiko anak untuk terkena ADHD.

Efek samping lainnya

Selain alergi, dermatitis kontak, dan gangguan pernapasan, ada pula efek samping parfum lain yang bisa terjadi. Mulai dari sakit kepala, mual, serangan asma, serta iritasi mata, hidung, dan tenggorokan. Khusus bagi ibu hamil atau yang sedang menjalani program hamil, disarankan untuk benar-benar mempertimbangkan dalam memilih serta menggunakan parfum. Bahan-bahan kimia dalam parfum yang perlu kita waspadai meliputi phthalate, styrene, galaxolide ketone, ethylene glycol, acetaldehyde, dan oxybenzone.

Untuk yang sensitif dengan bahan-bahan kimia dalam parfum, tapi ingin tetap wangi sepanjang hari, tak perlu khawatir. Pilihlah parfum yang mencantumkan semua bahannya secara jelas di label agar bisa berjaga-jaga. Bila memungkinkan, kita juga dapat membuat minyak wangi sendiri dari bahan-bahan alami dan minyak esensial. Dengan ini, kesehatan lebih terjamin.

Hidup Sehat Read More