5 Cara Menghilangkan Kerutan Lewat Konsumsi Makanan

Dari waktu ke waktu seseorang akan mengalami gejala penuaan baik dari segi metabolisme tubuh maupun penampilan. Munculnya kerutan di wajah mulai dirasakan saat Anda memasuki usia 30 tahun. Banyak orang berlomba-lomba melakukan berbagai cara menjaga penampilan agar tetap muda. Mulai dari perawatan klinik mahal sampai produk terjangkau yang dijual di sekitar rumah.

cara menghilangkan kerutan

Cara menghilangkan kerutan sebaiknya juga dilakukan dari dalam tubuh melalui konsumsi makanan dan minuman yang sehat. Selain membantu mengatasi penuaan secara fisik, konsumsi makanan dan minuman ini juga mampu membantu perbaikan metabolisme tubuh.  

  1. Teh hijau dan teh hitam

Teh hijau memiliki kemampuan menunda penuaan zat kolagen kulit melalui kandungan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG). Jika hasilnya ingin semakin optimal, bisa ditambah dengan konsumsi vitamin C dan vitamin E pada buah-buahan lain dan sayur-sayuran.  

Selama ini, teh hijau memang sudah terkenal dengan kemampuan antioksidannya. Akan tetapi ada yang lebih berkhasiat daripada itu, sebuah studi menyebutkan bahwa kemampuan anti-kerut pada teh hitam lebih tinggi daripada teh hijau. Aktivitas antioksidannya terdiri dari asam fenolik dan flavonoid. Teh hitam juga mampu mengurangi jumlah sel yang terbakar akibat sinar matahari, anti-inflamasi, serta anti-mikroba.

  • Buah naga merah

Biasanya jumlah kandungan antioksidan yang tinggi pada bahan pangan ditandai dengan warna yang mencolok, termasuk buah naga merah. Jenis antioksidan di dalam buah naga merah yaitu antosianin. Antosianin menyebabkan pigmen warna merah keunguan pada buah. Antosianin mampu menangkal radikal bebas penyebab penuaan dan kerutan wajah.

Senyawa antosianin buah naga merah tak hanya terkandung pada daging buahnya saja, melainkan juga pada kulitnya. Akhir-akhir inovasi makanan dan minuman dari kulit buah naga merah sedang dalam pengembangan agar bisa dikonsumsi dan diterima banyak orang.

  • Ubi ungu

Setelah dibandingkan dengan jenis ubi merah, kuning, dan putih, ternyata ubi ungu memiliki nilai antioksidan, kadar fenolik, dan serat yang paling tinggi. Sama seperti buah naga merah, pigmen ubi ungu juga mengandung zat antosianin sehingga berpotensi menghambat penuaan dan kerutan. Ubi ungu bisa direkomendasikan dalam menu diet harian Anda, terlebih untuk mendukung keberagaman pangan, ubi ungu bisa menjadi makanan pokok pengganti nasi. 

  • Beri-berian

Kandungan antioksidan asam ellagic pada strawberry mencegah kerusakan kolagen yang merupakan penyebab utama terjadinya kerutan. Asam ellagic juga mampu menghindarkan kerusakan kulit akibat paparan sinar UV dengan cara menghambat produksi MMP atau enzim penyebab kerusakan kolagen.

Radikal bebas yang menyerang tubuh bisa merusak sel karena memicu timbulnya stres oksidatif. Radikal bebas banyak ditemukan pada kondisi udara yang penuh dengan polusi seperti saat ini. Sama seperti strawberry, blueberry juga memiliki kandungan antioksidan tinggi penangkal radikal bebas. Terbukti dalam sebuah penelitian, blueberry memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan strawberry dan blackberry. 

  • Edamame

Isoflavon merupakan jenis antioksidan pada edamame yang menghambat penuaan dan kerutan serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Tak hanya itu, edamame juga membantu meringankan gejala-gejala akibat menopause serta osteoporosis. Di Imdonesia, edamame tidak terlalu populer untuk dikonsumsi, namun beberapa daerah di Jepang menjadikan makanan ini sebagai salah satu makanan pokok.

Konsumsi bahan pangan antioksidan mengandung efek anti-aging sehingga bisa menjadi cara menghilangkan kerutan di wajah yang terbukti melalui beberapa penelitian. Meskipun hasilnya tidak secepat menggunakan tindakan medis seperti laser atau terapi lain, namun cara ini merupakan cara yang paling aman.    

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*