Bagaimana Cara Meningkatkan Kualitas Udara?

Polusi udara adalah salah satu penyebab masalah kesehatan. Berbagai polusi yang terjadi di daerah seperti limbah pabrik dapat mengganggu aktivitas manusia sehari-hari. Menurut WHO (World Health Organization), sebanyak 7 juta orang meninggal dunia setiap tahun akibat kualitas udara yang buruk.

Kualitas udara bisa dikatakan buruk jika udara mengandung partikel dan gas beracun. Emisi gas buang kendaraan, asap buangan pabrik, dan debu dengan mudah mempengaruhi kualitas udara di lingkungan.

Kualitas udara yang buruk tidak hanya terjadi di luar ruangan, namun juga dapat terjadi di dalam ruangan. Semua orang dapat terpengaruh oleh masalah di udara, namun orang-orang yang lebih rentan terhadap kualitas udara yang buruk adalah anak-anak, orang lanjut usia (lansia), dan orang-orang yang memiliki masalah pernafasan seperti asma.

Menghirup udara yang bersih tidak hanya dilakukan dengan menanam banyak pohon di lingkungan, namun juga melalui berbagai cara. Cara-cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi

Kendaraan berbahan gas adalah salah satu faktor yang memicu polusi di udara. Hal tersebut sulit diatasi, terutama jika lingkungan atau kawasan tempat tinggal Anda dikelilingi oleh banyak kendaraan berbahan gas setiap hari. Hal tersebut dapat memperburuk keadaan di sekitar.

Di London, Inggris, polusi udara adalah salah satu masalah yang serius untuk ditangani. Salah satu penyumbang terbesar polusi di London adalah kendaraan bermotor. Oleh karena itu, London telah menerapkan regulasi untuk mengurangi polusi seperti sistem pembayaran untuk menggunakan jalanan di London (congestion charge).

  • Menggunakan kendaraan listrik

Cara lain yang perlu dilakukan adalah menggunakan kendaraan listrik. Secara logika, kendaraan listrik tidak menggunakan bahan bakar, meskipun sebagian kendaraan masih menggunakan mesin berbahan bakar (hybrid) jika mobil tersebut kehabisan listrik.

Negara-negara di Eropa menekankan regulasi untuk mengurangi emisi CO2. Oleh karena itu, banyak orang yang menggunakan mobil listrik untuk mengatasi masalah tersebut.

  • Jangan membakar sampah

Jangan membakar sampah adalah salah satu cara yang tepat untuk mengatasi masalah di udara. Alih-alih membakar sampah, masyarakat dapat mendaur ulang bahan-bahan tersebut untuk meningkatkan produktivitas. Contoh-contoh bahan yang dapat didaur ulang adalah kertas dan benda-benda berbahan plastik.

  • Jangan merokok

Merokok adalah salah satu faktor penyebab polusi udara. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya berhenti merokok untuk meningkatkan kualitas udara.

Jika masalah di udara terus dibiarkan, maka akan semakin berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Masalah di udara tidak hanya diderita oleh orang-orang yang mengalami gangguan pernafasan seperti asma, hal tersebut juga memicu seseorang mengalami penyakit yang berhubungan dengan kulit, mata, dan organ tubuh lainnya.

WHO menyatakan bahwa polusi udara yang terjadi di lingkungan dapat memicu penyakit sebagai berikut:

  • Stroke.
  • Penyakit jantung.
  • Infeksi saluran pernafasan akut.
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
  • Kanker paru-paru.

Kualitas udara dapat diperbaiki jika Anda ikuti cara yang disebutkan di atas. Kualitas udara yang baik akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan terhindar dari berbagai penyakit. Jika Anda mengalami masalah pada tubuh seperti gangguan pernafasan, yang disebabkan oleh polusi udara, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu, Anda juga perlu menjaga diri dengan tetap berada di rumah, agar Anda terhindar dari virus Corona atau Covid-19, karena virus tersebut dapat menyebar melalui udara. Kualitas udara juga dapat menentukan seberapa luas penyebaran virus Corona. Oleh karena itu, setiap orang sebaiknya hindari polusi yang disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan di atas.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*