Agar Cepat Pulih, Pahami Anjuran Pengobatan dan Makanan untuk Diare Ini

Diare pada dasarnya dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan istirahat dan menjaga asupan cairan tubuh. Akan tetapi, ada pula beberapa kasus diare yang sulit untuk disembuhkan dan terus berulang. Jika hal itu terjadi pada Anda, pastikan untuk mencari tahu penyebab diare yang terjadi dengan melakukan konsultas pada dokter. Cara terbaik bagi dokter untuk mengetahui penyebab dari diare Anda adalah dengan mendapatkan informasi dari mengenai keluhan yang Anda rasakan, mulai dari:

  • Apakah ada darah atau lendir dalam kotoran Anda?
  • Bagaimana tekstur dari kotoran Anda, seberapa banyak kandungan airnya?
  • Sejak kapan Anda mengalami diare?
  • Apakah ada orang di sekitar Anda yang mengalami diare?
  • Bagaimana frekuensi keinginan buang besar yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki sakit perut atau sakit di bagian dubur?
  • Apakah Anda mengalami demam?
  • Apakah Anda merasa pusing?
  • Apakah Anda baru saja berpergian?
  • Apakah Anda sedang mengonsumsi antibiotik, atau baru selesai menghabiskan resep antibiotik dari dokter?
  • Apakah ada jenis-jenis makanan tertentu membuat Anda lebih baik atau lebih buruk?

Selain itu, dokter mungkin juga akan membutuhkan sampel dari kotoran Anda dan melakukan tes darah untuk diuji dalam laboratorium.

Jika dokter menemukan bahwa ada jenis makanan tertentu yang menyebabkan masalah diare Anda, ia mungkin akan menyarankan Anda untuk menghindari asupan makanan tersebut untuk melihat apakah diare akan mereda. Pada umumnya, makanan yang kerap menimbulkan diare adalah intoleransi terhadap produk susu, atau yang juga biasa disebut sebagai intoleransi laktosa. Jika begitu, upaya perubahan pola makan biasanya akan sangat membantu.

Namun, apabila dokter masuk belum menemukan jawaban untuk penyebab diare yang Anda alami, mungkin ia akan membutuhkan lebih banyak informasi agar dapat mengetahui dengan pasti apa yang terjadi. Anda mungkin perlu melakukan tes yang disebut kolonoskopi. Tes ini dilakukan dengan menggunakan tabung seperti ular yang memungkinkannya melihat dinding usus besar dan dubur Anda.

Pengobatan untuk Diare

Langkah pengobatan untuk diare sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Pasalnya, diare biasanya dapat hilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Jika Anda mengalami diare, beristirahatlah dan perbanyak asupan cairan tubuh hingga Anda merasa lebih baik. Jangan lupa pula untuk terus memerhatikan apa yang Anda makan.

Hal-hal tersebut sangat penting, sebab selama diare tubuh Anda akan kehilangan air dan nutrisi yang ada di dalam tubuh dan membuangnya bersama kotoran. Jika dibiarkan, Anda bisa mengalami dehidrasi. Untuk itu, perbanyak asupan cairan tubuh, seperti air, kaldu, atau jus buah, khususnya di siang hari agar tubuh tetap terhidrasi.

Selain itu, cobalah untuk mengonsumsi sekitar 2-3 liter (8-12 gelas) air sehari saat Anda diare. Anda bisa meminumnya dalam jumlah kecil di antara waktu makan dan saat Anda makan. Dokter mungkin juga akan merekomendasikan minuman olahraga untuk menggantikan garam, kalium, dan elektrolit lain yang juga ikut hilang saat diare.

Makanan untuk Diare
Saat sedang diare, pilihlah asupan makanan hambar dengan kandungan serat rendah sampai Anda diare mulai mereda dan tubuh terasa lebih baik. Biasanya, dokter menyebutnya sebagai diet BRAT:

  • Banana (Pisang)
  • Rice (Nasi putih)
  • Apple sauce (Saus apel)
  • Toast (Roti panggang)

Pilihan makanan lain yang juga direkomendasikan, antara lain:

  • Kentang
  • Selai kacang
  • Ayam atau kalkun tanpa kulit
  • Yogurt

Hindari makanan yang dapat memperburuk diare atau gas, seperti:

  • Makanan berlemak atau gorengan
  • Buah dan sayuran mentah
  • Makanan pedas
  • Minuman berkafein, seperti kopi dan soda
  • Kacang polong
  • Kubis

Perawatan Diare

Pada umumnya, diare tidak perlu diobati. Meskipun begitu, beberapa obat bebas dapat membantu meredakan gejala yang mengganggu sehingga Anda akan merasa lebih baik. Akan tetapi, Anda juga dapat melakukan beberapa perawatan dokter apabila mendapatkan beberapa gejala seperti:

  • Terasa nyeri dan sakit parah di perut atau bokong Anda
  • Kotoran berdarah atau hitam
  • Dehidrasi – Anda merasa sangat haus, buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, mulut kering, dan merasa lemas
  • Terasa demam 38 derajat celsius atau lebih tinggi
  • Diare tidak membaik dalam 48 jam

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*