Gegar Otak Pada Anak dan Remaja; Cara Perawatannya.

Ada banyak sekali perhatian yang ditujukan untuk gegar otak pada remaja, khususnya yang disebabkan oleh aktivitas olahraga.

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menelaah seluruh penelitian dan membuat beberapa rekomendasi untuk membantu kita dalam merawat anak-anak yang mengalami gegar otak.

Berikut ini ringkasan beberapa rekodemendasi baru untuk perawatan terhadap gegar otak

  • Kebanyakan kasus anak-anak yang gegar otak tidak membutuhkan CT atau MRI scan. Namun jika ada cidera parah atau anak tersebut memiliki gejala tidak umum, maka wajib menjalaninya untuk memastikan tidak terjadi pendarahan dalam, patah tulang atau cedera lainnya.
  • Gunakan alat yang tepat untuk melakukan diagnosis. Ada beberapa gejala yang kita hubungkan dengan gegar otak, seperti sakit kepala yang parah, rasa pusing, hilang ingatan ketika kecelakaan. Tetapi, karena hal itu tidak selalu benar, maka gunakan checklist kuisioner yang sudah valid. CDC memiliki daftar rekomendasi alat-alat tersebut.
  • Beri edukasi kepada orang tua dan pengasuh tentang gegar otak dan apa yang bisa dilakukan. Kebanyakan orang dengan gegar otak akan sembuh total sekitar satu sampai tiga bulan. Penting untuk pasien, keluarga dan pelatih untuk mengetahui gejala yang dialami setelah gegar otak itu sembuh, bukan hanya yang normal terjadi, tetapi juga gejala yang mengisyaratkan masalah. Contohnya kesulitan tidur, gejala sakit kepala, dan murung – semua ini masih terbilang normal. Tetapi jika semua itu semakin memburuk, konsultasikan ke dokter.
  • Bantu anak-anak kembali ke kegiatannya secara perlahan pasca gegar otak. Istirahat, tidak hanya tubuhnya, tetapi juga pikirannya. Hal ini sangat penting untuk dua sampai tiga hari pertama, setelah itu penting untuk kembali ke kebiasaan normal. Istirahat yang berlebihan justru akan memperlama masa penyembuhannya.

Kembali ke aktivitas normal setelah gegar otak

Aktivitas setelah gegar otak perlu dilakukan secara bertahap. Dalam  hal ini keluarga, para dokter, sekolah dan pelatih harus bekerja sama. Dimulai dari hal yang sederhana sambal mengobservasi perkembangan anak tersebut.

Kalau mereka baik-baik saja, maka bisa ditambah sedikit lagi kegiatannya. Jika ada masalah, maka mereka perlu diperiksa kembali untuk memutuskan apakah kegiatan yang mereka lakukan terlalu berat dan harus dikurangi. Proses kembali ke kegiatan normal memerlukan beberapa waktu bahkan bisa sampai berbulan-bulan sesuai kondisi.

Yang terpenting ialah, tidak terburu-buru dalam prosesnya. Terlebih ketika harus kembali ke ranah olahraga, dimana gegar otak sangat mungkin terjadi lagi. Jika seorang anak mengalami gegar otak lagi ketika masih dalam masa penyembuhan, maka dibutuhkan waktu lebih lama lagi untuk sembuh total dan akan menempatkan mereka pada resiko cacat permanen.

Mengobati gegar otak memang penting, tetapi mencegahnya agar jangan sampai terjadi, jauh lebih penting.

Penyakit Read More

Simak Tips Memilih Bela Diri untuk Anak Berikut Ini!

Seni bela diri dapat menjadi aktivitas positif dan sehat bagi anak-anak Anda,  jika mereka terlibat dalam disiplin yang sesuai dengan minat dan kepribadian mereka. Tetapi dengan berbagai pilihan seni bela diri yang memusingkan, mungkin sulit untuk memilih yang tepat.

Setiap jenis olahraga bela diri memerlukan keterampilan dan teknik yang berbeda satu sama lain. Setiap anak mungkin memiliki preferensi yang berbeda tentang olahraga bela diri seperti apa yang cocok dengan pribadinya. Anda juga harus menyesuaikan jenis bela diri dengan cara berpikir si kecil agar hasilnya lebih maksimal. Memilih bela diri untuk anak bisa dimulai dengan memahami filosofi dari setiap jenisnya. Apa saja jenis bela diri yang bisa Anda tawarkan ada anak? Simak beberapa opsi berikut ini!

Karate

Ditemukan pertama kali pada tahun 1300-an, karate adalah seni bela diri yang paling banyak digunakan di dunia. Karate tidak menggunakan senjata dan fokusnya adalah pada latihan seluruh tubuh. Sebagian besar kelas karate tradisional mengajarkan siswa untuk menggabungkan seni bela diri sebagai cara hidup, dengan penekanan pada diri sendiri, bukan lawan.

Karate cocok untuk anak-anak yang tertarik mempelajari teknik menyerang dengan tangan dan kaki. Ajaran filosofis Karate fokus pada menjalani hidup yang bahagia dan seimbang, dengan aktivitas menjadi area konsentrasi utama.

Taekwondo

Tae Kwon Do adalah salah satu yang paling populer dari semua seni bela diri dan bahkan olahraga Olimpiade. Serangan melibatkan tendangan, pukulan dan lemparan, menjadikannya pilihan yang lengkap.

 Taekwondo termasuk salah satu pilihan berat untuk bela diri anak namun Anda bisa membelikan anak alat pelindung sebelum memulai latihan. Di sisi lain, populernya Taekwondo sebagai olahraga membuka kesempatan bagi Anda untuk mendaftarkan anak dalam kompetisi. Jika anak menyukai pertandingan, maka Taekwondo harus masuk daftar teratas saat Anda memilih bela diri untuk anak.

Kungfu

Fokus kungfu adalah teknik keseimbangan dan relaksasi. Kalau anak Anda bukan tidak terbiasa berada di posisi dekat dengan lawan atau refleksnya tidak begitu bagus, kungfu mungkin bukan pilihan yang tepat. Jika Anda menginginkan olahraga yang fokus pada keseimbangan dan konsentrasi, ini adalah pilihan yang bagus.

Judo

Judo dirancang untuk bertahan melawan serangan dan menggunakan mental lawan untuk menyerang mereka. Konsentrasi adalah pada lemparan yang melibatkan pengaturan waktu dan mengendalikan berat tubuh lawan. Jika belajar melempar dan bertahan adalah prioritas latihan yang diinginkan anak, judo adalah salah satu yang terbaik.

Memilihkan olahraga saja sudah merupakan hal yang dilematis bagi orangtua. Anda harus mempertimbangkan matang-matang mulai dari kemampuan fisik sampai cara berpikir anak. Jika Anda sedang mempertimbangkan memilih bela diri untuk anak, beberapa opsi di atas bisa Anda pertimbangkan.

Parenting Read More

7 Alasan Kenapa Bela Diri Baik untuk Anak Anda

Memilihkan aktivitas harian terutama yang berhubugan dengan olahraga kadang menjadi dilema tersendiri bagi para orang tua. Jika Anda mengalami masalah yang sama, bela diri mungkin jawaban yang Anda cari. Mengapa olahraga ini baik untuk anak Anda? Simak alasannya dalam uraian berikut ini!

  • Anak akan Lebih Aktif Bergerak

Ini merupakan alasan yang paling tepat kenapa anak-anak zaman sekarang harus ikut bela diri: agar mereka bergerak aktif. Seperti yang kita ketahui bersama, obesitas adalah masalah yang semakin meluas saat ini dan pengaruhnya sangat besar terhadap anak-anak. Mengajak mereka melakukan olahraga bela diri berarti membantu mereka hidup lebih sehat dengan tubuh yang fit.

  • Anak Akan Berlatih Fokus dalam Ketenangan

Salah satu masalah yang dihadapi orang tua zaman sekarang adalah bagaimana menjauhkan anak dari dampak buruk internet. Gawai memang bisa membuat anak tenang tapi sesekali menjauhkan mereka dari gangguan semacam ini harus Anda lakukan. Caranya tentu saja dengan membuatnya sibuk berlatih bela diri tanpa ada gangguan dari ponsel dan televisi kesukaannya.

  • Anak Berlatih Menerima ‘Pukulan’

Pukulan di sini tentu bukan sekadar pukulan yang sebenarnya saja. Ketika berlatih bela diri, anak akan diajari bagaimana caranya mengelak atau membalas pukulan. Ibarat pukulan, kegagalan akan terjadi selama hidupnya. Dengan latihan bela diri, anak akan lebih siap dan berani menghadapi permasalahan yang menimpanya.

  • Anak Akan Semakin Percaya Diri dan Menghormati Orang Lain

Latihan bela diri adalah sesuatu yang keren dan bisa meningkatkan rasa percaya diri anak. Selain itu bergaul dengan orang yang lebih tua atau lebih tinggi tingkatannya akan menumbuhkan rasa hormat.  Ini adalah olahraga yang sangat baik untuk membentuk mental anak sejak dini.

  • Anak Bisa Menghubungkan Pikiran dengan Tubuh

Salah satu hal yang tidak akan Anda dapatkan dari tempat kesehatan lain adalah bagaimana menghubungkan tubuh dengan pikiran. Bela diri aka melatih anak untuk melihat, merasakan, dan mendengar baik dengan inderanya atau dengan perasaannya. Bayangkan saja bagaimana si kecil akan menghadapi beragam ketakutannya dengan lebih berani karena dia sudah mempelajari bela diri.

  • Bela Diri Mengajarkan untuk Memecahkan Masalah

Bela diri memang bisa membantu anak menghadapi bahaya di luar. Tapi semua ilmu bela diri tidak mengajarkan kejahatan. Jadi meskipun ada masalah yang bisa dipecahkan dengan pertarungan, ada hal-hal yang tidak memerlukan otot untuk bisa diselesaikan. Kedua hal tersebut bisa didapatkan melalui latihan bela diri.

  • Bela Diri Bisa Mengajarkan Anak tentang Pernapasan

Tidak hanya dalam bela diri, berbagai profesi lain seperti penari, penyanyi dan aktor memerlukan latihan pernapasan. Dengan mempelajari pernapasan melalui bela diri, apapun profesi yang akan dipilih si kecil di masa depan latihan ini akan sangat bermanfaat untuknya.

Itulah beberapa manfaat bela diri untuk anak yang bisa menjadi referensi penting untuk memilihkan bela diri sebagai pilihan olahraga si kecil.

Parenting Read More

7 Olahraga Bela Diri yang Bisa Bantu Anda Turunkan Berat Badan

Kalau Anda tidak pernah berlatih bela diri, Anda mungkin tidak akan tahu betapa berbahayanya berhadapan dengan serangan fisik di kehidupan nyata. Beberapa seni bela diri seperti Jiu Jitsu misalnya, adalah penyelamat untuk serangan dadakan di jalanan. Sementara MMA, selain bisa menyelamatkan nyawa, ternyata juga bisa membantu membakar lemak dan kalori.

Jika Anda berencana menurunkan berat badan sekaligus berlatih ketangkasan, pilihan 7 olahraga bela diri berikut ini mungkin bisa Anda coba.

  • Judo/Hapkido

Jika Anda ingin bertarung demi membela diri, Judo / Hapkido adalah pilihan yang sangat baik. Inilah sebabnya mengapa sebagian besar pusat bela diri mengajarkan Judo kepada pemula. Namun, Judo / Hapkido bukanlah pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan. Gaya bertarung ini tidak menggunakan banyak lompatan ke atas dan ke bawah, bergerak di sekitar, atau menyerang.

  • Capoeira

Capoeira adalah campuran tarian dan pertempuran, tetapi mengajarkan Anda beberapa gerakan yang sangat efektif. Olahraga ini adalah salah satu seni bela diri paling aktif yang sangat sulit dipelajari dan dipraktikkan namun beberapa sesi latihan saja akan membantu Anda menurunkan beberapa pon dari berat tubuh.

  • Karate

Berpusat pada latihan kekuatan, Karate adalah seni bela diri berat badan yang baik karena lebih berfokus pada serangan tubuh bagian atas. Setiap serangan Karate akan menegangkan otot-otot inti Anda dan menawarkan latihan tubuh yang sempurna. Karate membantu Anda dalam penurunan berat badan, membangun kekuatan tetapi tidak efektif untuk latihan kardio.

  • Kungfu/Taekwondo

Kung Fu adalah seni bela diri yang beragam yang menyerap gaya bertarung dari banyak seni bela diri lainnya. Taekwondo lebih tentang tendangan dibandingkan dengan pukulan. Bagus untuk latihan kardio dan kaki yang kokoh karena tendangan melompat dan terbang. Dalam kedua seni bela diri ini, Anda akan kehilangan sejumlah besar kalori karena latihannya terus melibatkan gerakan aktif.

  • Krav Maga

Krav Maga adalah satu seni bela diri paling brutal abad ini. Bela diri ini menggabungkan gerakan dari Judo, Muay Thai, Jiu-Jitsu, Gulat, Wing Chun (Bruce Lee), dan Boxing.

Dalam situasi kehidupan nyata, Krav Maga paling efektif untuk mempertahankan diri dari pukulan keras. Tapi jika tujuan Anda untuk menurunkan berat badan, Krav Maga kurang efektif dibanding bela diri lainnya.

  • Boxing

Boxing ternyata bukanlah pilihan olahraga bela diri yang baik untuk tujuan menurunkan berat badan. Selama sesi latihan,tidak ada banyak kalori yang bisa dibakar dari gerakan meninju meskipun menggunakan kekuatan penuh.

Apapun pilihan Anda, bela diri tetaplah salah satu opsi terbaik untuk olahraga. Anda mungkin ingin latihan bela diri tanpa khawatir menjadi terlalu kurus. Ada juga di antara Anda yang menggeluti bela diri karena ingin segera mengurangi berat badan. Lakukan analisis dan tentukan mana yang paling tepat untuk Anda.

Olahraga Read More

Apa Itu Penyakit Refluks Asam Lambung?

Antara kerongkongan dan perut kita dipisahkan oleh sebuah katup yang berbentuk seperti cincin dan terdiri dari otot-otot. Katup ini dinamakan LES atau Lower Esophageal Sphincter. LES membuka ketika makanan lewat namun tidak seketika tertutup setelahnya. Ketika LES sering terbuka, asam yang diproduksi oleh lambung akan mudah untuk terselip dan masuk ke area kerongkongan. Inilah mengapa ketika refluks asam lambung terjadi, nyeri yang dirasakan bisa sampai ke dada.

Ketika gejala refluks ini terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu, maka perlu diwaspadai gejala refluks asam lambung.

Penyebab Refluks Asam Lambung

Salah satu penyebab yang paling umum adalah kondisi perut yang tidak normal, hiatal hernia. Kondisi ini muncul di perut bagian atas dimana posisi katup LES lebih tinggi dari diafragma. Hiatal hernia mengakibatkan asam masuk ke kerongkongan dan menyebabkan refluks asam lambung.

Ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan refluks asam lambung

  • Makan dengan porsi yang terlalu banyak lalu berbaring setelah makan
  • Badan yang terlalu gemuk atau obesitas
  • Makan makanan yang berat dan duduk dengan pinggang menekuk.
  • Makan menjelang tidur
  • Makan buah-buahan sitrus seperti tomat, makan cokelat, bawang putih, bawang bombai dan mint serta makan makanan pedas dan berlemak.
  • Minum minuman bersoda atau beralkohol, minuman berkafein seperti kopi, dan teh
  • Merokok
  • Hamil
  • Mengonsumsi aspirin, ibuprofen dan beberapa obat yang melemaskan otot serta obat untuk darah tinggi

Gejala-gejala refluks asam lambung

Berikut adalah gejala yang bisa muncul saat terjadi refluks asam lambung:

  • Nyeri dada. Nyeri ini mengakibatkan rasa sakit di area perut hingga dada bahkan sampai ke kerongkongan.
  • Regurgitasi. Rasa asam di mulut akibat asam lambung

Selain gejala yang umum di atas, berikut juga merupakan gejala refluks asam lambung yang kerap ditemui:

  • Sering bersendawa
  • Muntah disertai darah
  • Perut kembung
  • Disfagia – kondisi dimana kerongkongan menyempit sehingga makanan terasa mengganjal
  • Cegukan yang tak kunjung selesai
  • Rasa mual
  • Berat badan turun tanpa alas an
  • Batuk kering, suara parau dan sakit tenggorokan kronis

Bagaimana mendiagnosa refluks asam lambung?

Ketika gejala-gejala tersebut tak kunjung sembuh sampai dua minggu atau lebih, Anda perlu mewaspadai refluks asam lambung dan segera berkonsultasi dengan dokter. Terutama jika penggunaan antacid tidak dapat menyembuhkan gejala-gejala yang Anda alami.

Beberapa tes yang dapat memastikan apakah Anda terkena refluks asam lambung, antara lain:

  • Barium Swallow

Tes X-ray pada area kerongkongan untuk melihat struktur pencernaan atas

  • Esophageal manometry

Tes ini dapat mengetahui fungsi LES dan penyebab refluks asam lambung secara lebih pasti

  • pH monitoring

Tes ini dapat mengukur kadar asam yang terjebak di kerongkongan dengan cara memasukkan sebuah alat pengukur ke dalam tenggorokan.

  • Endoskopi

Tes ini dapat mengecek permasalahan yang ada di area kerongkongan hingga perut dengan memasukkan kamera lewat kerongkongan. Pertama-tama, dokter akan menyemprot kerongkongan dengan anestesi dan memberikan obat sedative agar Anda merasa lebih rileks.

  • Biopsy

Tes ini bisa digabung dengan endoskopi, dengan mengambil sample jaringan dan memeriksanya lewat mikroskop untuk melihat kondisi jaringan tersebut.

Refluks asam lambung dapat diatasi dengan antacid yang dijual bebas di took obat. Dengan meminum antacid dan mengubah gaya hidup, Anda dapat terhindar dari refluks asam lambung berkepanjangan.

Penyakit Read More

4 Cara Menghadapi Orang yang Ingin Bunuh Diri

Beberapa waktu lalu terjadi sebuah peristiwa yang menggemparkan dari Bandar Lampung. Seorang pemuda melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari gedung Transmart Lampung.

Mirisnya, kebanyakan orang malah hanya berdiri dan merekam adegan pemuda tersebut melompat dari gedung, bukannya mencoba untuk membujuknya untuk tidak melakukan bunuh diri. Bahkan salah satu dari orang yang merekam aksi bunuh diri yang dilakukan pemuda tersebut malah mendukung agar ia melompat dari gedung.

Tidak hanya itu, kebanyakan orang juga tidak memperlihatkan rasa empati terhadap peristiwa bunuh diri tersebut dan malah menjadikannya sebagai sebuah lelucon.

Melalui peristiwa ini Anda mungkin akan terpikirkan: “Apakah ada cara untuk dapat menolong pemuda tersebut?”

Berikut ini beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk mencegah seseorang untuk melakukan bunuh diri.

  • Kenali Tanda-Tandanya

Sebelum seseorang melakukan bunuh diri, terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada orang tersebut. Biasanya orang yang telah memiliki niat untuk melakukan bunuh diri akan sering membicarakan mengenai kematian dan bunuh diri.

Selain itu, individu yang memiliki pemikiran ingin bunuh diri cenderung menarik diri dari lingkungan sosialnya dan lebih memilih untuk sendirian serta cenderung memiliki mood yang berubah-ubah. Terdapat juga perubahan rutinitas, seperti pola tidur atau makan yang tidak teratur.

  • Ajak Berdiskusi

Penelitian yang dilakukan oleh Mathias dan rekan-rekannya pada tahun 2012 di Amerika mengenai bahaya menanyakan pemikiran bunuh diri pada remaja  menemukan bahwa bertanya mengenai bunuh diri tidak akan meningkatkan resiko individu untuk melakukan bunuh diri.

Oleh karenanya, Anda dapat mendukung orang di sekitar Anda yang kemungkinan memiliki keinginan untuk bunuh diri untuk terbuka kepada Anda.

Membicarakan hal apa yang mendorong individu untuk ingin melakukan bunuh diri dapat membantu menenangkan dan membuat orang yang ingin bunuh diri untuk berpikir dan mencari solusi atas permasalahan yang memicunya ingin melakukan bunuh diri.

Saat Anda mendengarkan dan berbicara dengannya, cobalah untuk mengerti emosi yang dialami oleh individu tersebut dan tidak menghakimi apa yang orang tersebut rasakan.

  • Mencari Bantuan Profesional

Saat Anda mendapati bahwa orang yang Anda kenal ingin melakukan bunuh diri, Anda dapat mendiskusikan hal ini dengan konselor atau psikolog. Anda juga dapat merujuk teman atau keluarga Anda yang mungkin memiliki keinginan untuk bunuh diri ke konselor atau psikolog.

Anda juga dapat mendorongnya untuk menghubungi layanan gawat darurat nasional Kementerian Kesehatan 119 atau contact center Polri 110. Selain itu, terdapat juga beberapa rumah sakit yang menyediakan layanan telepon konseling pencegahan bunuh diri.

  • Temani dan Jaga

Jika seseorang telah mencoba untuk melakukan bunuh diri, temani dan jangan tinggalkan orang tersebut sendirian.

Anda dapat mencoba untuk menenangkannya dan menyingkirkan benda-benda yang dapat digunakannya untuk melukai dirinya. Anda juga dapat segera menelpon contact center Polri 110 ataupun layanan gawat darurat nasional Kementerian Kesehatan 119. 

Semoga langkah-langkah di atas dapat memberikan Anda suatu solusi untuk dapat membantu orang-orang di sekitar Anda yang mungkin memiliki keinginan untuk melakukan bunuh diri.

Namun, yang paling terpenting adalah kepekaan dan keinginan Anda untuk ingin menjangkau dan membantu orang-orang di sekitar Anda yang sedang tertekan dan berniat untuk melakukan bunuh diri.

Kesehatan Mental Read More

Keracunan Zat Pembasmi Nyamuk, Apa yang Harus Dilakukan?

Menurut penelitian, sebanyak lebih dari 70% masyarakat di Jakarta menggunakan pestisida di rumahnya. Alasannya adalah karena pengendalian hama, seperti nyamuk, kecoa, dan tikus, menggunakan pestisida dianggap mudah dilakukan dan digunakan.

Tanpa Anda sadari, Anda mungkin juga merupakan salah satunya. Menurut WHO dan Lembaga Perlindungan Liingkungan di Amerika, bahan kimia dalam antinyamuk termasuk memiliki daya racun yang dapat menimbulkan efek terhadap kesehatan manusia. Akan tetapi, hingga tingkatan apa penggunaan pestisida dapat mengganggu kesehatan? Berikut ulasannya untuk Anda.

Pestisida dan Organofosfat

Organofosfat merupakan salah satu kandungan aktif yang terdapat dalam pestisida. Senyawa ini efektif untuk membunuh serangga, jamur, gulma, kecoa, dan hama rumah tangga lainnya. Meskipun demikian, organofosfat memiliki efek yang dapat menimbulkan keracunan pada manusia.

Keracunan organofosfat dapat terjadi melalui kulit, mata, mulut jika tertelan, dan hidung jika terhirup. Gas dan partikel organofosfat sendiri dapat menempel di selaput lendir atau kerongkongan dan masuk ke paru-paru untuk ukuran partikel yang lebih halus. Ada juga yang masuk ke saluran pencernaan jika senyawa ini terbawa angina dan masuk ke mulut.

Gejala keracunan organofosfat akan timbul dalam waktu 6-12 jam setelah paparan – mulai dari yang ringan hingga kematian. Gejala awalnya adalah ruam dan iritasi pada kulit, mual/terasa penuh di perut, muntah, lemas, sakit kepala, dan gangguan penglihatan. Gejala lanjutan, seperti keluar ludah berlebih, keluar lendir dari hidung (terutama pada keracunan melalui hidung), berkemih berlebihan dan diare, keringan berlebih, air mata berlebih, kelemahan yang disertai sesak napas, dan akhirnya kelumpuhan otot rangka, sukar berbicara, hilangnya refleks, kejang, hingga koma.

Pertolongan Pertama Jika Keracunan

Jika terbukti terjadi keracunan, Anda sebaiknya langsung melepas pakaian dan membersihkan bagian yang kemungkinan terpapar organofosfat dengan sabun dan air mengalir karena organofosfat dapat terhidrolisis dalam larutan ber-pH tinggi. Selain itu, pakaian harus dilepas dan diganti dengan pakaian bersih karena mungkin mengandung sisa senyawa berbahaya. Jika mata terpapar senyawa organofosfat, maka Anda harus mencuci mata dengan air mengalir paling tidak selama 15 menit.

Jika organofosfat tertelan, Anda harus melegakan saluran napas dengan membersihkan sisa muntahan dan lendir yang berlebihan dalam rongga mulut. Jika yang keracunan adalah anggota keluarga lain, coba miringkan korban dan pastikan ia masih dalam keadaan bernapas. Jika tidak, segera berikan bantuan hidup dasar, tetapi gunakan masker atau kain untuk menghindari keracunan pada diri Anda.

Meskipun demikian, penggunaan organofosfat di rumah sebenarnya cukup aman jika digunakan dalam dosis normal – lihat aturan penggunaan pada kemasan – dan menghindarinya dari jangkauan anak atau pada tempat yang tidak dapat dibuka anak.

Parenting Read More

Cara Mengatasi Ketakutan Buang Air Besar di Tempat Umum

Ketakutan untuk buang air besar di tempat umum memang terkesan sepele. Padahal, hal ini dapat memicu masalah kesehatan berupa sembelit atau konstipasi saat Anda sedang berpergian. Misalnya saja saat musim mudik, di mana Anda harus rela mengantri untuk menggunakan toilet umum bersama dengan para pemudik lain. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri, orang-orang yang memiliki ketakutan untuk buang air besar di tempat umum memang merasakan hal yang tidak nyaman. Untuk itu, pahami beberapa langkah sederhana untuk membantu menenangkan diri dan perut Anda dengan meredakan ketakutan buang air besar di tempat umum.

Takut Menggunakan Kamar Mandi Umum?

Atasi Ketakutan Pada Toilet Umum

Banyak alasan mengapa seseorang merasa tidak nyaman dengan toilet umum yang ada di area istirahat atau tempat-tempat umum lainnya. Mulai dari aroma bau yang menyengat, tidak bersih, hingga toilet yang tidak menjaga ruang privat. Anda dapat mencoba beberapa hal untuk mengatasinya. Yang penting, cobalah untuk memahami apa yang sebenarnya membuat Anda takut. Carilah solusi untuk jawaban atas ketakutan yang Anda rasakan.

Cobalah Segera Pulang

Jika perjalanan yang Anda lakukan tidak jauh, seperti saat pergi berbelanja, Anda dapat menyegerakan diri untuk pulang dan buang air di rumah. Atau, Anda juga bisa mengupayakan untuk menjadwalkan waktu untuk buang air sebelum mulai berpergian sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk merasakan keinginan buang air besar di luar rumah.

Atur Napas dengan Baik

Rasa cemas dapat membuat keinginan buang air besar Anda akan semakin memburuk. Meskipun begitu, rileks dan bersantai dapat membantu meredakannya. Pasalnya, saat Anda merasa stres, kerja organ pencernaan akan sangat terpengaruh. Untuk itu, tarik napas dalam perlahan-lahan dan hembuskan napas panjang. Anda dapat melakukan pernapasan perut sebanyak 10 hitungan.

Selalu Bawa Perlengkapan Toilet

Pastikan untuk selalu menyimpan perlengkapan toilet darurat di tas Anda. Anda dapat mengisinya dengan tisu kering, tisu basah, sabun antibakteri, pembersih tangan, obat pereda diare, dan pakaian dalam ganti. Anda mungkin tidak membutuhkan semua itu setiap saat, tetapi itu akan meredakan rasa takut dan khawatir. Apalagi jika Anda sedang mengalami masalah pencernaan, seperti diare atau konstipasi.

Bersikap Proaktif

Jika Anda sedang mengalami diare, meminum obat antidiare setengah jam sebelum pergi dapat meredakan gejala untuk sementara waktu. Perhatikan juga arahan dokter untuk solusi penanganan diare sebelum berpergian.

Hindari Makanan Pemicu

Produk susu seperti susu, keju, dan es krim dapat menyebabkan sakit perut, kembung, dan perut bergas bagi sebagian orang. Makanan yang mengandung fruktosa tinggi (seperti jus buah) dan minuman dengan kafein juga kerap menimbulkan diare. Untuk itu, berhati-hatilah. Pahami juga karakter dari perut Anda karena setiap orang memiliki kemampuan merespons makanan yang berbeda.

Ajukan Diri untuk Menjadi Pengemudi

Menjadi pengemudi saat berpergian akan memudahkan Anda untuk mengendalikan kapan harus menepi dan menjadi tempat istirahat untuk pergi ke toilet. Anda juga dapat merancang rute perjalanan sesuai dengan lokasi kamar kecil di sepanjang perjalanan yang nyaman. Jika Anda berpergian dengan pesawat, pilih tempat duduk di dekat toilet.

Jangan Biarkan Rasa Takut Mengendalikan

Jangan terlalu terbawa perasaan dan rasa takut untuk merasakan keinginan buang air besar di tempat-tempat yang Anda khawatirkan. Kecenderungan Anda dalam melebih-lebihkan ketakutan akan membawa Anda pada masalah yang akan menyulitkan diri Anda sendiri. Cobalah untuk tenang dan santai dalam menghadapi apa yang akan terjadi nantinya.

Penyakit Read More

Agar Cepat Pulih, Pahami Anjuran Pengobatan dan Makanan untuk Diare Ini

Diare pada dasarnya dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan istirahat dan menjaga asupan cairan tubuh. Akan tetapi, ada pula beberapa kasus diare yang sulit untuk disembuhkan dan terus berulang. Jika hal itu terjadi pada Anda, pastikan untuk mencari tahu penyebab diare yang terjadi dengan melakukan konsultas pada dokter. Cara terbaik bagi dokter untuk mengetahui penyebab dari diare Anda adalah dengan mendapatkan informasi dari mengenai keluhan yang Anda rasakan, mulai dari:

  • Apakah ada darah atau lendir dalam kotoran Anda?
  • Bagaimana tekstur dari kotoran Anda, seberapa banyak kandungan airnya?
  • Sejak kapan Anda mengalami diare?
  • Apakah ada orang di sekitar Anda yang mengalami diare?
  • Bagaimana frekuensi keinginan buang besar yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki sakit perut atau sakit di bagian dubur?
  • Apakah Anda mengalami demam?
  • Apakah Anda merasa pusing?
  • Apakah Anda baru saja berpergian?
  • Apakah Anda sedang mengonsumsi antibiotik, atau baru selesai menghabiskan resep antibiotik dari dokter?
  • Apakah ada jenis-jenis makanan tertentu membuat Anda lebih baik atau lebih buruk?

Selain itu, dokter mungkin juga akan membutuhkan sampel dari kotoran Anda dan melakukan tes darah untuk diuji dalam laboratorium.

Jika dokter menemukan bahwa ada jenis makanan tertentu yang menyebabkan masalah diare Anda, ia mungkin akan menyarankan Anda untuk menghindari asupan makanan tersebut untuk melihat apakah diare akan mereda. Pada umumnya, makanan yang kerap menimbulkan diare adalah intoleransi terhadap produk susu, atau yang juga biasa disebut sebagai intoleransi laktosa. Jika begitu, upaya perubahan pola makan biasanya akan sangat membantu.

Namun, apabila dokter masuk belum menemukan jawaban untuk penyebab diare yang Anda alami, mungkin ia akan membutuhkan lebih banyak informasi agar dapat mengetahui dengan pasti apa yang terjadi. Anda mungkin perlu melakukan tes yang disebut kolonoskopi. Tes ini dilakukan dengan menggunakan tabung seperti ular yang memungkinkannya melihat dinding usus besar dan dubur Anda.

Pengobatan untuk Diare

Langkah pengobatan untuk diare sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Pasalnya, diare biasanya dapat hilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Jika Anda mengalami diare, beristirahatlah dan perbanyak asupan cairan tubuh hingga Anda merasa lebih baik. Jangan lupa pula untuk terus memerhatikan apa yang Anda makan.

Hal-hal tersebut sangat penting, sebab selama diare tubuh Anda akan kehilangan air dan nutrisi yang ada di dalam tubuh dan membuangnya bersama kotoran. Jika dibiarkan, Anda bisa mengalami dehidrasi. Untuk itu, perbanyak asupan cairan tubuh, seperti air, kaldu, atau jus buah, khususnya di siang hari agar tubuh tetap terhidrasi.

Selain itu, cobalah untuk mengonsumsi sekitar 2-3 liter (8-12 gelas) air sehari saat Anda diare. Anda bisa meminumnya dalam jumlah kecil di antara waktu makan dan saat Anda makan. Dokter mungkin juga akan merekomendasikan minuman olahraga untuk menggantikan garam, kalium, dan elektrolit lain yang juga ikut hilang saat diare.

Makanan untuk Diare
Saat sedang diare, pilihlah asupan makanan hambar dengan kandungan serat rendah sampai Anda diare mulai mereda dan tubuh terasa lebih baik. Biasanya, dokter menyebutnya sebagai diet BRAT:

  • Banana (Pisang)
  • Rice (Nasi putih)
  • Apple sauce (Saus apel)
  • Toast (Roti panggang)

Pilihan makanan lain yang juga direkomendasikan, antara lain:

  • Kentang
  • Selai kacang
  • Ayam atau kalkun tanpa kulit
  • Yogurt

Hindari makanan yang dapat memperburuk diare atau gas, seperti:

  • Makanan berlemak atau gorengan
  • Buah dan sayuran mentah
  • Makanan pedas
  • Minuman berkafein, seperti kopi dan soda
  • Kacang polong
  • Kubis

Perawatan Diare

Pada umumnya, diare tidak perlu diobati. Meskipun begitu, beberapa obat bebas dapat membantu meredakan gejala yang mengganggu sehingga Anda akan merasa lebih baik. Akan tetapi, Anda juga dapat melakukan beberapa perawatan dokter apabila mendapatkan beberapa gejala seperti:

  • Terasa nyeri dan sakit parah di perut atau bokong Anda
  • Kotoran berdarah atau hitam
  • Dehidrasi – Anda merasa sangat haus, buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, mulut kering, dan merasa lemas
  • Terasa demam 38 derajat celsius atau lebih tinggi
  • Diare tidak membaik dalam 48 jam

Penyakit Read More