Hipermagnesemia, Jumlah Magnesium Berlebih Di Tubuh

Hipermagnesemia adalah keadaan ketika Anda mengalami kadar magnesium yang berlebihan

Hipermagnesemia mengacu pada jumlah magnesium yang berlebihan dalam aliran darah Anda. Hal ini jarang terjadi dan biasanya disebabkan oleh gagal ginjal atau fungsi ginjal yang buruk.

Magnesium adalah mineral yang digunakan tubuh Anda sebagai elektrolit, artinya ia membawa muatan listrik ke seluruh tubuh ketika dilarutkan dalam darah.

Magnesium memiliki peran dalam kesehatan tulang, fungsi kardiovaskular, dan transmisi saraf, di antara fungsi-fungsi lainnya.  Sebagian besar magnesium disimpan dalam tulang Anda. 

Hipermagnesemia jarang terjadi dan terjadi ketika terlalu banyak magnesium bersirkulasi dalam darah Anda. Tubuh yang sehat mempertahankan kadar 1,7 hingga 2,3 miligram per desiliter (mg / dL) magnesium setiap saat. Sedangkan, tingkat magnesium yang tinggi adalah 2,6 mg / dL atau lebih.

Gejala-gejala hipermagnesemia meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Gangguan neurologis
  • Tekanan darah rendah abnormal (hipotensi)
  • Pembilasan
  • Sakit kepala

Tingkat magnesium yang sangat tinggi dalam darah dapat menyebabkan masalah jantung, kesulitan bernapas, dan syok. Bahkan dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan koma.

Orang dengan masalah ginjal yang mendasarinya beresiko mengalami hipermagnesemia, karena ginjal mereka mungkin tidak dapat mengeluarkan cukup magnesium.

Menghindari obat-obatan yang mengandung magnesium dapat membantu mencegah komplikasi. Obat-obatan ini termasuk beberapa antasida dan pencahar yang dijual bebas.

Selain itu, dokter disarankan untuk menguji hipermagnesemia pada siapa pun dengan ginjal berkinerja buruk yang mengalami gejala terkait.

Pada umumnya, diagnosis hipermagnesemia dilakukan dengan mengukur konsentrasi magnesium serum. Pengobatan untuk kondisi ini termasuk pemberian kalsium glukonat IV dan furosemide; selain itu, hemodialisis dapat membantu dalam kasus yang parah.

Jika didiagnosis dini, hipermagnesemia biasanya dapat diobati. Jika fungsi ginjal normal, ginjal dapat mengeluarkan kelebihan magnesium dengan cepat setelah sumbernya diidentifikasi dan dihentikan.

Penyakit Read More

Penyebab dan Pencegahan Cystic Acne

Cystic acne, atau juga dikenal dengan sebutan jerawat kistik, merupakan salah satu jenis jerawat yang paling serius. Kondisi ini terjadi ketika kista terbentuk di bawah kulit, yang umumnya disebabkan karena kombinasi antara bakteri, minyak, dan sel kulit kering yang terjebak di pori-pori kulit Anda. Meskipun semua orang dapat menderita jerawat, cystic acne lebih sering terjadi pada orang-orang dengan kulit berminyak. Kondisi ini juga lebih sering dijumpai pada remaja, wanita, dan orang tua dengan ketidakseimbangan hormon. Biasanya, cystic acne akan semakin membaik seiring seseorang bertambah usia. Namun, benjolan yang mengganggu dan menyakitkan tersebut tidak akan hilang dengan sendirinya. Apabila Anda mencurigai adanya cystic acne di wajah, konsultasi dengan dokter ahli kulit untuk mendapatkan rekomendasi perawatan yang dibutuhkan guna mengatasi kondisi Anda. Dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan yang diperlukan untuk membersihkan kulit.

Penyebab cystic acne

Pori-pori kulit Anda memiliki kelenjar sebaceous yang berfungsi untuk mengeluarkan zat berminyak yang dikenal dengan sebutan sebum. Pengeluaran sebum yang normal dapat membantu melindungi folikel rambut dan kulit. Namun, produksi sebum berlebih dan pertumbuhan sel-sel kulit yang cepat dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Hal ini dapat menciptakan sebuah kondisi yang sempurna untuk cystic acne tumbuh. Faktor tersbesar yang menyebabkan jerawat adalah perubahan hormon pada masa remaja. Pada saat pubertas, kadar hormon androgen yang bersirkulasi meningkat dengan drastis, yang menyebabkan adanya peningkatan pada produksi sebum. Selain itu, sel-sel kuit juga tumbuh dengan lebih cepat. Namun, jerawat tidak hanya khusus untuk remaja, siapapun dapat memilikinya. Beberapa faktor lain yang dapat mendukung terbentuknya cystic acne di antaranya adalah:

  • Perubahan-perubahan hormon yang berhubungan dengan siklus menstruasi, kehamilan, KB, penggunaan terapi hormon, dan stres
  • Kosmetik yang berminyak, pembersih, dan lotion
  • Kadar kelembapan yang tinggi dan berkeringat
  • Genetik, beberapa orang lebih rentan untuk menderita cystic acne
  • Penggunaan obat-obatan atau zat kimia tertentu, seperti corticosteroid, phenytoin, lithium, dan isoniazid yang akan memperburuk atau menyebabkan pecahnya jerawat

Ada banyak mitos seputar penyebab cystic acne. Konsumsi cokelat, kacang-kacangan, dan makanan berminyak dipercaya dapat memicu timbulnya jerawat. Namun, mitos tersebut tidak benar, dan banyak penelitian telah membuktikan bahwa cokelat dan kacang, sex atau masturbasi, dan pilihan diet tidak menyebabkan jerawat.

Perawatan dan Pencegahan

Apabila Anda menderita cystic acne, perawatan rumahan (home remedies) ini akan sangat bermanfaat untuk mencegah kondisi jerawat agar tidak semakin memburuk, di antaranya adalah:

  • Jangan mencuci muka terlalu sering, dua kali sehari sudah cukup menggunakan sabun atau pembersih muka yang ringan dan air hangat
  • Jangan menggosok terlalu keras saat mencuci muka. Hindari sabun yang bersifat abrasive ataupun mengandung agen pengelupasan
  • Biarkan jerawat tumbuh terlebih dahulu, jangan memencet atau menusuknya karena akan membuat kondisi semakin memburuk
  • Hindari memakai makeup yang terlalu tebal. Dan pilihlah makeup yang “water-based”, mengandung formula yang non-comedogenic dan tidak berminyak. Pastikan Anda selalu menggunakan pembersih makeup sebelum tidur

Sebagai tindakan pencegahan, apabila Anda memiliki cystic acne atau ingin mencegah tumbuhnya jerawat di kulit wajah, beberapa hal seperti membersihkan wajah di pagi hari, sebelum tidur, dan setelah melakukan aktivitas yang berat sangat direkomendasikan. Anda juga disarankan untuk tidak terlalu sering menyentuh muka. Selain itu, cobalah untuk menghindari paparan sinar matahari sesering mungkin karena dapat memengaruhi kesehatan dan tampilan kulit wajah.

Kesehatan Kulit Read More

Pentingnya Pemeriksaan AFP Bagi Wanita Hamil

Pada janis selama proses kehamilan, ada yang namanya Alpha fetoprotein (AFP). AFP merupakan protein yang diproduksi oleh hati dan kantung telur (yolk sac). Pemeriksaan AFP bertujuan untuk mengukur jumlah AFP dalam darah.

Sebenarnya AFP tidak punya fungsi spesifik pada tubuh orang dewasa. Hanya saja, pada calon ibu, pemeriksaan AFP ini memiliki fungsi untuk mendeteksi adanya masalah di tabung saraf janin. Tabung saraf pada janin memang penting untuk dilihat karena akan berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang si bayi. Biasanya pemeriksaan kadar AFp pada ibu hamil dilakukan di trimester kedua kehamilan.

Kandungan AFP dalam tubuh orang dewasa yang tidak sedang hamil sangat rendah. Nah, bila kadar AFP dalam tubuh tinggi tapi tidak hamil, maka itu mengindikasikan adanya jenis penyakit hati tertentu. Atau mengindikasikan penyakit seperti kanker testis, pankreas, hingga ovarium. Sehingga pemeriksaan AFP ini sebenarnya tidak hanya untuk ibu hamil. Tapi juga perlu dilakukan oleh orang dewasa, laki-laki maupun perempuan.

Pentingnya Pemeriksaan AFP Bagi Wanita Hamil

Wanita yang memasuki usia kehamilan 14-22 minggu sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar AFP ini. Paling akurat dilakukan pada minggu ke-16 dan 18.

Pengujian AFP ini merupakan bagian dari quad screen, sebuah skrining untuk menguji kadar Human chorionic gonadotropin (HCG), esteriol, serta Inhibin A.

Lalu, hasil dari pemeriksaan quad screen ini akan ditelaah oleh dokter apakah janin Anda memiliki cacat lahir genetik atau tidak. Misalnya cacat tabung saraf atau kelainan kromosom seperti down syndrome.

Namun, hasil tes AFP yang tidak normal tidak serta merta menyatakan janin Anda akan lahir cacat. Dari hasil AFP ini, kemudian dokter akan menentukan kebutuhan pada tes selanjutnya.

Tes AFP penting dilakukan oleh:

  • Wanita yang hamil di usia 35 tahun ke atas
  • Wanita hamil yang mengidap diabetes
  • Wanita yang memiliki riwayat keluarga dengan cacat lahir
  • Wanita yang mengonsumsi obat-obat keras selama hamil

Sedangkan bagi orang dewasa yang tidak hamil, tes AFP ini jugapenting untuk membantu memantau kondisi hati tertentu serta mendeteksi adanya kanker seperti kanker testis, saluran empedu, pankreas, ovarium, hingga lambung.

Langkah-langkah dan Prosedur Pemeriksaan AFP

Sebelum melakukan pemeriksaan AFP, seperti biasanya, dokter akan memeriksa usia kehamilan, berat badan, serta usia Anda.

Saat memulai proses pemeriksaan, berikut langkah apa saja yang akan dilakukan tim medis.

  1. Prosedur pemeriksaan AFP ini dilakukan sebagai tes darah, meliputi pengambilan dan pemeriksaan sampe darah di laboratorium
  2. Sampel darah yang diambil dari vena bagian dalam siku. Sebelumnya, kulit di area tersebut akan dibersihkan oleh petugas dengan mengoleskan antiseptik. Hal ini untuk menghindari infeksi.
  3. Agar pembuluh darah terisi penuh, lengan Anda akan dibalut tourniquet. Kemudian darah akan diambil dengan memasukkan jarum ke pembuluh darah vena.
  4. Setelah pengambilan darah, petugas akan memberikan tekanan sehingga membuat pendarahan berhenti
  5. Terakhir, daerah bekas tusukan akan dibalut perban. Sedangkan sampel darah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Biasanya hasilnya baru keluar 1-2 minggu.

Kadar Aman AFP dalam Darah

Bagi orang dewasa yang tidak hamil, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki kadar AFP normal tidak lebih dari 10 nanogram per mililiter darah. Tingkat AFp yang tinggi dapat mengindikasikan bahwa adanya kondisi tertentu pada hati atau kemungkinan adanya kanker.

Sedangkan pada wanita hamil, jika kadar AFP dalam darah lebih tinggi dari normalnya, hal tersebut dapat mengindikasikan adanya cacat tabung saraf pada janin yang berkembang yang akan mempengaruhi kondisi otak janin ketika sudah dbesar. Sedangkan bila kadar AFP pada wanita hamil sangat rendah dari normal, maka kemungkinan janin memiliki kelainan kromosom seperti sindrom Edwards atau sindrom Down.

TIngkat AFP saat masa kehamilan sangat bervariasi. Kadar AFP yang tinggi umumnya disebabkan oleh tidak akuratnya penghitungan usia kehamilan. Hasil AFP yang tidak normal ini juga bisa disebabkan oleh kehamilan anak kembar, atau kematian janin.

Perlu diingat bahwa hasil pemeriksaan AFP yang abnormal ini bukan hasil mutlak menyatakan anak akan lahir cacat. Denan adanya hasil seperti ini, dokter akan menyiapkan tes lanjutan untuk mendianosis. Dokter juga akan merekam kondisi janin melalui USG.

Hidup Sehat Read More

Amputasi Pada Penderita Diabetes, Kenapa Perlu Dilakukan?

Amputasi merupakan salah satu komplikasi terbesar bagi mereka yang menderita diabetes. Apabila Anda menderita diabetes, biasanya dokter akan merekomendasikan Anda untuk secara teratur memeriksa kondisi kaki Anda. Namun, Anda mungkin tidak tahu mengapa hal tersebut perlu dilakukan. Jawabannya, karena dalam beberapa kasus, diabetes dapat menyebabkan penyakit arteri perifer (PAD) yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke kaki. Diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan saraf, yang disebut dengan nama neuropati perifer yang dapat mencegah Anda merasakan rasa sakit.

Apabila Anda tidak dapat merasakan rasa sakit, Anda mungkin tidak akan sadar kaki Anda terluka atau memiliki koreng. Anda akan terus memberikan tekanan pada area yang terluka, yang menyebabkan koreng terus bertambah dan menjadi infeksi. Aliran darah yang berkurang juga akan menyebabkan proses penyembuhan yang lambat. Selain itu, tubuh Anda juga akan berubah menjadi kurang efektif dalam melawan infeksi. Sebagai hasilnya, luka tidak akan sembuh. Kematian atau kerusakan jaringan dapat terjadi, dan infeksi yang telah ada dapat terus menyebar. Apabila infeksi tidak dapat dihentikan dan kerusakan tidak dapat diperbaiki, amputasi merupakan jalan satu-satunya. Amputasi yang paling umum terjadi pada orang-orang yang menderita diabetes adalah amputasi jari kak dan kaki bawah.

Cara mencegah amputasi pada penderita diabetes

Cara terbaik dalam mencegah amputasi dan komplikasi diabetes parah lainnya adalah dengan mengatur kadar gula darah Anda. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukannya, di antaranya adalah:

  • Makan diet yang sehat atau daging rendah lemak, buah dan sayur, serat, dan gandum utuh
  • Menghindari minum jus berpemanis tambahan atau soda
  • Mengurangi stres
  • Berolahraga setidaknya 30 menit setiap harinya
  • Menjaga berat badan dan tekanan darah yang sehat
  • Memeriksa kadar gula darah dengan rutin dan teratur
  • Terus menggunakan insulin dan obat-obatan diabetes lain sesuai yang direkomendasikan dan diresepkan oleh dokter

Perawatan kaki yang baik juga dapat membantu Anda mencegah luka atau koreng sebelum menjadi bermasalah. Beberapa tips dalam merawat kaki di antaranya adalah:

  • Lakukan pemeriksaan kaki setiap harinya. Carilah adanya tanda-tanda kemerahan, luka, lebam, lepuhan, atau perubahan warna apapun. Apabila diperlukan, gunakan kaca pembesar agar membantu Anda melihat kaki dengan lebih dekat. Apabila Anda tidak mampu memeriksa kaki Anda sendiri, minta orang lain untuk memeriksanya
  • Secara teratur periksa sensasi pada kaki Anda menggunakan bulu atau obyek ringan lain. Selain itu, pastikan kaki Anda masih dapat merasakan suhu hangat ataupun dingin
  • Gunakan kaus kaki yang kering, bersih, dan tipis yang tidak memiliki pita elastis
  • Gerakkan jari kaki dan pergelangan kaki setiap hari untuk menjaga agar darah tetap mengalir ke kaki Anda

Pastikan Anda melaporkan adanya masalah pada kaki apapun atau gejala neuropati seperti mati rasa, kaki terasa terbakar, ataupun kesemutan pada dokter.

Anda juga perlu mewaspadai masalah kaki lain. Hal-hal yang bagi kebanyakan orang lain terlihat sepele dapat membahayakan keselamatan Anda apabila memiliki diabetes. Cidera yang ringan dapat mudah terinfeksi atau menyebabkan koreng dengan cepat. Apabila Anda memiliki kondisi masalah kaki seperti infeksi jamur, kuku jari yang tumbuh ke dalam, kulit kering, dan tumit yang sakit, hubungi dokter agar mendapatkan evaluasi pemeriksaan. Menjaga dan terus memeriksa kaki dengan rutin merupakan salah satu pencegahan terbaik agar Anda terhindari dari amputasi apabila memiliki penyakit diabetes.

Hidup Sehat Read More

Jangan Asal Minum, Kenali Dulu Efek Samping Atovartastin

Gaya hidup yang serba instan, termasuk soal konsumsi makanan, membuat berbagai macam penyakit kronis kian menjangkiti masyarakat. Penyakit jantung koroner sampai stroke menjadi sebagian dari penyakit-penyakit kronis yang kerap mengintai masyarakat saat ini. Penyumbatan pada pembuluh darah menjadi sebagian besar penyakit-penyakit tersebut. Dokter akhirnya meresepkan sejumlah obat untuk sang pasien, di mana salah satunya tidak jarang obat atorvastatin diikusertakan.

Atovartastin merupakan jenis obat statin atau yang dikenal juga sebagai lipitor. Secara umum, jenis obat ini memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Dengan pemberian obat ini kepada pasien jantung koroner maupun stroke, diharapkan penumpukan kolesterol di pembuluh darah bisa dicegah. Penumpukan kolesterol sendiri merupakan salah satu penyebab paten serangan jantung maupun stroke karena menyumbat bahkan menghentikan aliran darah ke dua organ vital tubuh tersebut.

Meskipun memiliki manfaat yang besar dalam pengobatan, pemakaian atorvastatin haruslah sesuai dengan resep dokte. Bagaimanapun, atorvastin tergolong obat keras yang memiliki beberapa indikasi efek samping yang wajib diwaspadai. Berikut ini adalah beberapa efek samping atorvastatin yang bisa menyerang penggunanya apabila tidak mengonsumsinya dengan tepat dan sesuai anjuran medis.

Gangguan Pencernaan

Efek samping yang satu ini kerap dialami oleh pengguna awal atorvatastin. Umumnya ketika memilih jenis obat oral ini, Anda akan merasakan adanya gangguan pencernaan yang cukup menganggu. Akan tetapi seiring waktu, gangguan pencernaan tersebut akan hilang seiring beradaptasinya tubuh terkait jenis obat ini.

Beberapa gangguan pencernaan yang ikut menyertai penggunaan obat penurun kolesterol ini bervariasi. Anda mungkin bisa hanya merasakan mual atau perut terasa kembung. Namun di beberapa orang, ada juga yang akan mengalami diare parah karena habis mengonsumsi atorvastatin.

Hidung Tersumbat

Ketika mengonsumsi obat ini, mungkin Anda juga akan merasakan masalah pada bagian pernapasan Anda. Namun tenang saja, masalah pernapasan yang Anda alami sebagai efek samping dari pengonsumsian atorvatastin biasanya hanya bersifat ringan.

Hidung tersumbat menjadi masalah pernapasan yang paling sering dialami oleh orang sehabis mengonsumsi atorvastatin. Tidak jarang hidup tersumbat diiringi dengan kondisi bersin-bersin. Hanya sedikit kasus di mana penggunaan atorvatastin menimbulkan masalah pernapasan sampai sesak napas.

Nyeri Sendi

Ketika sering mengonsumsi jenis obat statin ini, mungkin Anda akan lebih sering merasakan ada masalah di persendian Anda. Masalah sendiri merupakan efek samping lain dari penggunaan atorvatastin. Nyeri sendiri umumnya dirasakan ketika Anda cukup intens mengonsumsi obat ini.

Nyeri sendi yang menjadi efek samping atorvastatin akan banyak dirasakan di bagian bagian tungkai kaki maupun tangan. Tingkat keparahannya pun beraneka, mulai dari yang hanya merasakan pegal ataupun kesemutan sampai yang merasa sendi mereka sulit digerakkan sesuai keinginan.

Kepikunan

Penggunaan obat atorvatastin secara intens dan terus-menerus akan berefek pula pada otak Anda. Umumnya, pengguna lama atorvastatin akan mengalami gangguan memori yang cukup mengganggu. Anda bisa menjadi lebih sering melupakan sesuatu yang hendak dikatakan maupun dilakukan sebagai imbas dari pengonsumsian obat ini.

Namun, kasus gangguan memori parah akibat obat berjenis statin ini cukup jarang ditemukan. Dari tiap 100 pengguna atorvastatin didapati hanya ada satu orang yang nyatanya mengalami gangguan memori parah, seperti kepikunan akut.

Gagal Ginjal

Gangguan ginjal menjadi efek samping dari atorvatastin yang cukup serius bisa Anda alami. Biasanya gangguan ginjal yang bahkan bisa berakhir pada situasi gagal ginjal didapati pada pengguna yang sudah cukup lama bergantung pada obat ini, di samping juga pada orang-orang yang mengonsumsi atorvatastin tidak sesuai ketentuan dan kebutuhan.

Gagal ginjal pada pengguna obat ini terjadi karena penggunaan atorvatastin secara terus-menerus dapat membuat hancurnya jaringan otot. Kerusakan ini membuat juga terjaid di bagian otot ginjal sehingga berakibat pada gagal ginjal. Kondisi gagal ginjal sendiri kerap ditandai dari warna urin yang menggelap juga kondisi demam yang tak kunjung berkesudahan. Jika sudah demikian, Anda harus segera memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter spesialis penyakit dalam.

 ***

Meskipun memiliki banyak efek samping, manfaat dari atorvastatin sebagai pencegah penumpukan kolesterol tidak bisa ditampik. Karena itu bagi pasien yang memang terindikasi berkolesterol tinggi, pengonsumsiannya menjadi pilihan bijak. Yang mesti diingat adalah pengonsumsian atorvastatin harus sesuai dengan resep dokter.

Obat Read More

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Hipertiroidisme

Salah satu gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kelenjar tiroid adalah hipertiroidisme

Salah satu gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kelenjar tiroid adalah hipertiroidisme. Kondisi itu terjadi ketika kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon tiroid yang berlebihan.

Aktivitas di luar batas itu pada suatu waktu akan mengakibatkan metabolisme tubuh menjadi lebih cepat. Padahal, jika bekerja secara normal, tiroid amat bermanfaat bagi manusia. Hormon tiroid ini sendiri mengatur banyak fungsi tubuh, di antaranya sistem saraf, perkembangan otak, dan suhu tubuh.

Gejala utama hipertiroid yang berkaitan dengan metabolisme ialah, denyut jantung sangat cepat, keringat berlebih, sulit tidur, hingga membuat penderitanya menjadi mudah cemas dan cepat tersinggung. Selain itu, gejala lain dari hipertiroidisme memungkinkan terjadinya pertumbuhan “tidak biasa” di tubuh seseorang.

Seperti timbulnya benjolan di sekitar leher, munculnya payudara di tubuh laki-laki, dan sebagainya. Gejala lain dari hipertiroidisme juga bisa membuat penderitanya merasa gatal, mual dan muntah, rambut menjadi halus dan rapuh sehingga mudah rontok, dan lain sebagainya. 

Gejala-gejala itu sebenarnya dapat diatasi dengan mudah jika penderita paham kuncinya. Nah, penderita sebenarnya hanya perlu menjaga dan memastikan kelenjar tiroid di dalam dirinya tetap seimbang, dan salah satu cara untuk mendapatkan itu adalah menjaga pola konsumsi. 

Ada beberapa aturan makanan yang harus dipatuhi oleh penderita hipertiroidisme, berikut ini adalah bahan-bahan konsumsi yang harus dihindari para penderita hipertiroidisme:

  • Gorengan

Gorengan menjadi kudapan favorit masyarakat Indonesia, meski banyak yang mengatakan bahwa jenis makanan ini tak baik untuk kesehatan. Penderita hipertiroidisme dianjurkan untuk menghindari gorengan untuk menjaga stabilitas kelenjar tiroidnya.

Gorengan tidak baik bagi penderita hipertiroidisme karena mengandung minyak dalam jumlah yang besar. Minyak inilah yang merupakan sumber kolesterol tinggi yang akan memicu produksi kelenjar tiroid di dalam tubuh seseorang. 

Lagi pula, lemak yang melekat pada camilan yang digoreng juga termasuk lemak tidak sehat dan akan meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

  • Daging Merah

Kandungan lemak jenuh yang tinggi dalam daging merah akan membuat keseimbangan hormonal tubuh menjadi terganggu. Bagi penderita hipertiroidisme, mengganti daging merah dengan ikan akan lebih baik untuk menstabilkan kadar tiroksin mereka. 

Tidak hanya itu, kelebihan konsumsi daging merah juga tidak baik bagi mereka yang juga mengalami penyakit lain, seperti serangan jantung, diabetes, atau kolesterol. Konsumsi daging merah berlebih berpotensi membuat penderita kesulitan dalam penyembuhan dari kondisi ini.

  • Makanan yang Mengandung Yodium

Yodium merupakan bahan yang mampu meningkatkan kinerja kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroksin. Makanan yang mengandung banyak yodium harus dihindari jika seseorang terkena gangguan hipertiroidisme.

  • Susu, Termasuk Produk Olahannya

Penelitian yang telah dilakukan oleh sebagian besar ilmuwan membuktikan bahwa susu dan produk olahannya tidak disarankan bagi pengidap hipertiroidisme. Hal ini bisa terjadi karena di dalam susu maupun produk olahan dari susu, seperti keju, yoghurt, dan sebagainya, terkandung penisilin yang bisa mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.

  • Kafein

Kafein yang terkandung dalam minuman kopi atau teh mengandung bahan aktif yang berfungsi sebagai stimulan. Hal ini dapat membuat kinerja kelenjar tiroid semakin meningkat dan mengalami penurunan kondisi kesehatan bagi pengidap kondisi ini.

***

Itulah beberapa bahan makanan yang sebaiknya dihindari oleh para pengidap hipertiroidisme. Menjaga pola makan dapat membantu mereka mengontrol keseimbangan kelenjar tiroid di dalam tubuhnya. Sementara kelenjar tiroid yang seimbang akan membuat metabolisme tubuh tetap dalam koridornya sehingga seseorang diharapkan bisa terhindar dari gejala-gejala yang mungkin timbul dari hipertiroidisme itu sendiri.

Penyakit Read More

Penjelasan Singkat Terkait Rotavirus

Merupakan sebuah infeksi virus yang menyebabkan seseorang mengalami peradangan di saluran pencernaan disebut dengan rotavirus. Pada umumnya, infeksi virus ini menjadi penyebab umum diare yang dialami bayi dan anak-anak. Khususnya di negara-negara dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik. 

Gejala yang ditimbulkan karena infeksi virus ini sering kali muncul dua hari setelah orang tersebut terpapar virus. Salah satu gejala yang paling umum terjadi adalah diare yang menyebabkan hilangnya cairan di dalam tubuh secara cepat. Kondisi tersebut bahkan bukan tidak mungkin menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi.

Penyebab Infeksi Rotavirus

Salah satu virus yang menjadi penyebab diare dengan cara penularan melalui fecal-oral atau bisa dikatakan menular dari feses para penderita yang tidak sengaja masuk ke mulut orang yang sehat. Bukan secara langsung tetapi lebih ke beberapa media seperti mengontaminasi air, makanan, minuman dan benda-benda yang terdapat di sekitar lingkungan seperti alat dapur dan mainan.

Kondisi tersebut biasanya terjadi apabila seseorang tidak bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan baik, seperti misalnya tidak mencuci tangan setelah buang air yang kemudian langsung menyentuh benda yang ada di sekitar. Virus ini biasanya menginfeksi anak-anak berusia tiga hingga 35 bulan dan orang dewasa yang mengurus anak-anak penderita infeksi ini.

Gejala Awal

Tanda-tanda awal biasanya akan muncul dua hari setelah penderita terpapar virus ini, beberapa di antaranya adalah diare selama tiga hingga delapan hari, demam disertai muntah dan nyeri perut. Diare yang muncul akibat virus ini sering kali menyebabkan dehidrasi, khususnya pada anak-anak dengan beberapa gejala yang muncul seperti berikut ini.

  • Mulut mengering.
  • Mata terlihat cekung dan mengantuk.
  • Buang air kecil berkurang.
  • Muncul rasa haus yang berlebihan.
  • Ujung jari terasa dingin hingga kesadaran menurun.

Tak hanya pada anak-anak, virus ini juga bisa menyerang orang dewasa namun dengan gejala yang lebih ringan ketimbang yang dialami pada anak dan bahkan dalam beberapa kasus yang ada seseorang tidak mengalami gejala sama sekali. Meski demikian, beberapa gejala berikut ini bisa menjadi penanda seseorang untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Diagnosis penyakit akan dilakukan dokter dengan menanyakan seputar keluhan dan gejala yang dialami oleh para pasien. Setelahnya, dokter akan melakukan pemeriksaan guna melihat ada dan tidak adanya demam atau tanda dehidrasi. Guna memastikan diagnosis, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti.

  • Tes darah, fungsinya untuk mendeteksi infeksi yang terdapat di dalam darah, kadar gula dan elektrolit yang terdapat di dalam darah.
  • Pemeriksaan feses, tujuan pemeriksaan ini adalah untuk melakukan identifikasi jenis kuman yang menjadi penyebab diare sekaligus mendeteksi antigen virus pada sampel feses.

Pengobatan Rotavirus

Untuk pengobatan yang harus dilakukan tergantung dari gejala, usia dan riwayat dari kesehatan pasien. Dalam kondisi ringan, infeksi penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu tiga sampai dengan tujuh hari. Namun, hingga saat ini belum ada antivirus yang secara spesifik bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, beberapa cara ini bisa dilakukan secara mandiri di rumah.

  • Memperbanyak konsumsi ASI pada anak yang berusia kurang dari dua tahun atau perbanyak konsumsi air putih bagi orang dewasa.
  • Konsumsi oralit atau juga larutan dengan campuran bahan gula dan garam bagi orang dewasa yang mengalami diare.
  • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, termasuk sup seperti makanan berkuah atau yang berkaldu.
  • Menghindari konsumsi kafein, alkohol dan nikotin yang bisa memperparah keluhan dan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
Penyakit Read More

Penyebab Global Warming dan Efeknya Terhadap Kesehatan

Global warming atau pemanasan global tidak hanya dapat memengaruhi cuaca saja, tetapi juga memiliki dampak tersendiri terhadap kesehatan tubuh Anda. Penyebab global warming adalah meningkatnya gas karbon monoksida hasil pembakaran kendaraan bermotor dan alat lain yang menggunakan bahan bakar di udara. Selain itu, penggunaan CFC dan polusi gas metana dari peternakan dan pertanian juga turut berkontribusi dalam perubahan iklim. Hal ini sangat berbahaya. Bahkan perubahan kecil pada iklim memiliki efek kesehatan, mulai dari penyakit asma dan jantung hingga penyakit yang dibawa oleh nyamuk. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih mendalam.

Kebanyakan diskusi mengenai pemanasan global lebih berfokus pada penyebab global warming dan efeknya di masa depan. Padahal, saat ini pemanasan global sudah memakan banyak korban dengan cara memengaruhi kesehatan tubuh manusia. Beberapa penyakit yang menjadi lebih parah akibat pemanasan global adalah:

  • Asma

Suhu atau cuaca yang semakin panas dapat memengaruhi kualitas udara karena meningkatnya kadar polutan dan ozon di udara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan dalam kurun waktu 130 tahun terakhir, dunia menjadi lebih panas 0.85 derajat Celsius. Sebagai hasilnya, tingginya suhu udara dapat menyebabkan polutan udara menjadi masalah yang lebih besar bagi mereka yang menderita asma.

Sulit untuk menyalahkan perubahan cuaca sebagai penyebab beberapa serangan asma. Akan teteapi, Institut Kesehatan Nasional (NIH) memperingatkan bahwa perubahan iklim akan berdampak pada serbuk sari, ozon di permukaan tanah, dan polutan-polutan lain yang dapat memicu berbagai macam reaksi asma, seperti rasa sakit pada dada, batuk, iritasi tenggorokan, dan hidung mampet.Polutan tersebut juga dapat mengurangi fungsi paru-paru dan menyebabkan peradangan pada paru-paru.

  • Penyakit yang berhubungan dengan jantung

Gelombang panas dan suhu yang tinggi menjadi hal yang cukup biasa beberapa tahun belakangan ini. Penulis laporan perubahan iklim menemukan bahwa dalam 17 tahun terakhir, 16 di antaranya memecahkan rekor cuaca terpanas. Suhu udara yang lebih tinggi berarti orang-orang menjadi lebih berisiko untuk terkena potensi penyakit-penyakit berbahaya yang berhubungan dengan jantung. Dengan cuaca yang sangat tinggi, manusia akan berisiko menderita penyakit seperti stroke panas, keram panas, dan kelelahan akibat panas. Pada tahun 2003 di Eropa, diperkirakan sekitar 70 ribu orang meninggal akibat gelombang panas, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

  • Alergi

Penyebab global warming secara tidak langsung juga dapat membuat orang menderita alergi musiman. Suhu yang terus meningkat ditambah dengan tingginya kadar karbon dioksida di udara dapat memiliki efek yang sangat besar terhadap tanaman dan serbuk sari, keduanya merupakan penyebab utama alergi musiman. Tanaman-tanaman yang menyebabkan alergi akan tumbuh dan berkembang dalam waktu yang lebih lama akibat suhu udara yang lebih hangat. Hal ini berarti serbuk sari akan membuat gejala alergi menjadi lebih buruk.

  • Penyakit kardiovaskular

Iklim yang semakin memanas dapat menyebabkan kondisi yang memberikan tekanan pada sistem kardiovaskular. Hal ini akan membuat orang-orang berisiko menderita stroke, serangan jantung, dan kondisi kardiovaskular lainnya.

Penyebab global warming tidak hanya memberikan dampak yang besar terhadap kondisi iklim, cuaca, dan lingkungan saja, tetapi juga memengaruhi kesehatan seseorang. Meskipun kurang tepat untuk menyebut global warming sebagai penyebab gangguan kesehatan, kondisi-kondisi yang terpicu olehnya (seperti panas dan dampak terhadap tanaman) menjadi alasan utama bagi manusia untuk segera menemukan solusi menghentikan pemanasan global agar kita terhindar dari penyakit-penyakit tersebut di atas.

Hidup Sehat Read More

Tips Pertahankan Hubungan Beda Agama

Ada cara menjalani hubungan beda agama dengan pasangan agar tetap langgeng

Hubungan beda agama seringkali menjadi momok yang tidak bisa dihindari, meskipun pasangan tersebut sudah saling mencintai. Tidak banyak pasangan beda agama yang akhirnya lebih memilih untuk berpisah. Padahal, jika ada kemauan yang besar serta siap berkomitmen, bukan tidak mungkin hubungan beda agama akan bertahan hingga akhir hayat. 

Namun, tantangan yang dihadapi dari hubungan tersebut sangat banyak dan tidak mudah. Bukan berarti kamu dan pasangan tidak bisa melaluinya loh. Agar bisa bertahan, berikut ini tips pertahankan hubungan beda agama yang perlu diketahui.

1.  Hadapi perbedaan yang jelas ada di depan mata

Hubungan beda agama memang perbedaan yang seharusnya sudah diketahui sejak awal berkenalan dengan pasangan. Perbedaan ini ada, nyata, dan harus dihadapi agar kamu berdua dapat menentukan bagaimana baiknya ke depan.

Jika kamu dan pasangan telah menentukan untuk menjalani hubungan beda agama, kamu tentu sudah siap menanggung segala risiko yang mungkin terjadi.

Diskusikan dengan pasangan perbedaan apa saja yang ada pada agama yang dianut, kegiatan apa saja yang harus dipahami sebagai bagian dari kegiatan keagamaan, dan masih banyak lagi. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa kamu juga peduli dan menghargai apa yang dipercaya oleh pasangan.

Kamu tidak bisa mengabaikan begitu saja informasi tentang agama yang dianut pasangan seolah perbedaan itu bukan hal yang berarti. Pasalnya, dengan menutup mata dan telinga mengenai hal-hal seperti ini, kamu sama saja tidak mau menghargai perbedaan itu sendiri.

2. Pahami perbedaan budaya agama masing-masing

Agama adalah prinsip dan pedoman hidup bagi setiap penganutnya. Artinya, setiap aktivitas yang dilakukan seseorang, tentu mengacu kepada ajaran agama yang dianutnya. Berbeda agama, tentu berbeda pula ajarannya.

Oleh karena itu, jika kamu memiliki agama yang berbeda dengan pasangan, tidak menutup kemungkinan ada banyak perbedaan di dalam bagaimana kamu dan pasangan menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi.

Dalam menjalani hubungan beda agama, kamu dan pasangan harus saling memahami dan memaklumi mengenai hal ini. Apalagi, jika kamu dan pasangan sedang berada di dalam keluarga besar.

Akan sangat menguntungkan bagi kamu berdua jika sudah paham bagaimana pasangan dan keluarga menjalani hari seperti biasa, memaknai suatu hal, dan cara mengekspresikan emosinya.

3. Coba ikut dalam kegiatan keagamaan pasangan

Kamu tidak perlu benar-benar mengikuti setiap rangkaian kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pasangan. Cukup dengan ikut mengantar dan menunggunya hingga selesai berkegiatan atau beribadah sudah menunjukkan keseriusan kamu dalam berhubungan.

Misalnya, di hari minggu kamu mengantarkan pasangan kamu pergi ke gereja, atau, jika diperbolehkan, turut serta melihat dari dekat bagaimana pelaksanaan keagamaan yang diikutinya.

Menjalani hubungan beda agama akan semakin susah jika kamu menyepelekan hal-hal kecil seperti ini. Jangan bersikap seolah kamu memahami setiap hal mengenai kepercayaan pasangan kamu dan cobalah untuk ‘penasaran’ mengenai agama pasangan.

Selain menunjukkan keseriusan kamu terhadap pasangan, kamu juga akan belajar banyak mengenai agama yang dipilih oleh pasangan. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk memahami dan menghargainya.

4. Dalami agama yang dianut

Kamu juga bisa berbagi informasi mengenai agama masing-masing dengan pasangan. Dalam menjalani hubungan beda agama, hal ini dapat membantu kamu dan pasangan lebih memahami satu sama lain.

Namun, sebelum menceritakan dan menjelaskan mengenai agama kamu kepada orang lain, kamu harus terlebih dahulu memahami agama kamu sendiri. Bagaimana kamu memaknai agama itu juga penting, agar kamu bisa menyampaikan kepada pasangan, seberapa penting agama itu bagi kamu.

Misalnya, jika kamu seorang muslim, kamu bisa menjelaskan mengapa di dalam Islam ada kegiatan seperti Aqiqah, ada perayaan hari raya idul fitri dan idul adha, dan masih banyak lagi. Begitu juga dengan kamu yang beragama kristen, mengapa ada perayaan natal, paskah, dan lain sebagainya.

Dengan memahami agama kamu lebih dalam, kamu akan lebih mudah menyampaikan kepada pasangan informasi mengenai agama yang kamu anut. Begitu juga dengan pasangan kamu.  Dengan mendengarkan penjelasan dari kamu, dan arti agama untuk diri kamu, pasangan kamu akan lebih menghargai agama kamu dan perbedaan yang ada di antara kamu berdua.

5. Lakukan terapi untuk pasangan

Jika kamu dan pasangan merasa tidak bisa menghadapi masalah ini hanya berdua, kamu bisa menggunakan jasa psikolog untuk membantu kamu menyelesaikan masalah perbedaan ini.

Tidak ada salahnya menjalani konseling untuk pasangan jika memang kamu berdua merasa kesulitan jika harus menangani masalah ini sendiri. Apalagi jika kondisi ini membuat kamu sering beradu argumen dan bertengkar.

Jika kamu masih ingin mempertahankan hubungan beda agama ini, pendapat ahli mungkin dapat membantumu menemukan solusi terbaik untuk kondisi kamu berdua.

Uncategorized Read More

Perilaku Abusive: Apa Yang Perlu Diketahui?

Menjalin suatu hubungan belum tentu menjadi hal yang mudah untuk dilakukan. Suatu hubungan bisa saja melibatkan kekerasan atau perilaku abusive (abusif). Perilaku tersebut sering terjadi dalam suatu hubungan antarpasangan. Perilaku abusive tidak hanya melibatkan kekerasan secara fisik, namun juga melibatkan kekerasan dalam bentuk emosional atau seksual.

Dampaknya Bagi Korban

Jika masalah seperti ini dibiarkan terjadi, maka akan berdampak buruk bagi korban. Orang-orang yang memiliki perilaku abusive dapat membuat pasangan atau orang lain merasa kurang percaya diri, takut, bahkan ingin sembunyi dari kenyataan dimana masalah tersebut dapat menghantui mereka.

Tanda-Tanda Perilaku Abusive

Untuk mengetahui bahwa seseorang memiliki perilaku abusive, berikut adalah beberapa tanda yang perlu Anda perhatikan:

  1. Mengatur pasangan

Tanda seperti ini menunjukkan bahwa seseorang ingin pasangannya untuk melakukan apa yang dia inginkan atau tidak, seperti menyiapkan makanan untuknya, melarangnya untuk pergi bersama teman, mengenakan pakaian sesuai kemauannya, atau meminta pasangan untuk memberi kabar setiap saat.

  • Kekerasan verbal dan emosional

Perilaku abusive tentunya termasuk kekerasan verbal. Banyak pasangan yang mengalami masalah seperti ini. Jika masalah tersebut tidak diperbaiki, masalah tersebut mungkin akan berujung dengan perceraian. Contoh kekerasan verbal yang sering dialami pasangan adalah perbedaan pendapat tentang sesuatu atau ancaman jika tidak mematuhi apa yang dikatakan pasangan.

Selain itu, perilaku abusive juga melibatkan emosional dimana seseorang dapat membuat pasangannya marah terhadap masalah yang terjadi, atau sedih karena merasa tidak tangguh dalam menghadapi masalah dengan pasangan.

  • Kekerasan fisik

Masalah seperti ini juga sering dialami oleh pasangan yang sudah menikah. Istilah tersebut disebut sebagai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Masalah ini tidak hanya terjadi secara verbal, namun juga terjadi secara fisik. Contoh kekerasan fisik yang terjadi adalah memukul atau menampar mereka.

  • Kekerasan seksual

Kekerasan seksual adalah perilaku abusive yang terjadi dengan memaksa pasangan atau orang lain berhubungan secara seksual dengan memeluk, mencium, dan merabanya.

  • Masalah finansial

Perilaku abusive seperti ini juga sering terjadi. Seseorang mungkin ingin mengambil alih uang yang dimiliki, namun tidak memberikan sejumlah uang kepada pasangan, atau jumlah yang diterima kurang untuk membeli kebutuhan pokok.

  • Melibatkan anak

Perilaku abusive juga melibatkan anak dimana pengaruh orang tua memberikan dampak bagi anak. Kekerasan yang dialami orang tua membuat anak ingin meniru hal tersebut, atau melawan orang tuanya.

Cara Mengatasi Perilaku Abusive

Perilaku abusive dalam bentuk apapun dapat mempengaruhi fisik atau mental manusia. Selain itu, perilaku abusive juga dapat terjadi baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi perilaku abusive:

  1. Ubah prioritas Anda

Perilaku abusive dapat memanipulasi rasa simpati korban, dan seringkali membuat korban mengabaikan diri sendiri dan menjaga pelaku. Untuk mengatasi masalah ini, Anda juga perlu memikirkan diri sendiri.

  • Tetapkan batasan

Jika Anda adalah salah satu korban kekerasan psikologis atau emosional, Anda perlu menetapkan batasan dengan orang yang melakukan pelecehan untuk mencegah masalah seperti ini.

  • Laporkan kepada pihak berkaitan

Jika Anda mengalami kekerasan dalam bentuk fisik, verbal, atau bentuk lain yang menyakiti Anda, Anda sebaiknya laporkan masalah ini kepada pihak yang berkaitan agar Anda dapat dilindungi dari orang yang telah melakukan kekerasan terhadap Anda.

  • Lupakan masalah yang terjadi

Jika Anda pernah mengalami perilaku abusive oleh pasangan atau orang lain, Anda sebaiknya melupakan masalah tersebut atau move on. Anda juga perlu pikirkan tentang kehidupan Anda di masa depan.

Anda juga dapat meminta bantuan kepada seorang ahli atau terapi untuk mengatasi masalah seperti ini. Dengan cara ini, Anda tidak perlu menghadapi masalah yang dialami sendiri. Orang lain dapat membantu mengatasi masalah Anda.

Kesimpulan

Itulah perilaku abusive yang perlu Anda pahami. Masalah seperti ini dapat diatasi dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Anda perlu membela diri terhadap orang yang melakukan kekerasan terhadap Anda, karena Anda akan melakukan hal yang benar.

Kesehatan Mental Read More