6 Penyebab Utama Gigi Sensitif

Pernahkah Anda merasa tidak nyaman saat mengonsumsi minuman dingin? Atau Anda hingga meringis ketika menyikat gigi atau membersihkannya? Jika hal ini terjadi pada Anda, bisa jadi ini salah satu gejala gigi sensitif.

gigi sensitif

Gigi sensitif merupakan kondisi yang muncul saat Anda merasakan adanya sensasi ngilu dan nyeri pada gigi. Nah, jika Anda mengonsumsi minuman dingin maka ada rasa tidak nyaman seperti ngilu ataupun sakit pada gigi tersebut. Berikut beberapa penyebab utama dari gigi sensitif.

  1. Menyikat gigi terlalu keras

Hal yang paling sering menyebabkan gigi menjadi sensitif adalah menyikat gigi terlalu kuat atau kasar. Dengan seiringnya waktu dan gesekan yang terus menerus dapat membuat enamel menjadi tipis dan lapisan dentin terekspose serta membuat gigi menjadi sangat sensitif.

Ketika dentin tersebut terpapar suhu yang ekstrim atau makanan yang asam atau lengket, maka bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan sensitifitas pada gigi. Nah, solusi paling sederhanan yang paling mudah Anda lakukan adalah beralih ke sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut dan tidak menyikat gigi dengan kuat atau kasar.

  • Cavity/berongga

Cavity adalah kerusakan pada gigi yang luas sehingga akan membentuk sebuah rongga atau lubang kecil. Cavity sering kali disebut dengan gigi berlubang, karies atau pembusukan pada gigi. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk bakteri pada mulut Anda, karena sering ngemil, mengonsumsi minuman manis dan tidak membersihkan gigi dengan baik.

Jadi jika hal ini terus berlangsung dan tidak segera diobati maka gigi berlubang tersebut akan terus bolong hingga mencapai enamel dan masuk ke dentin, hingga membuat gigi Anda sangat sensitif.

Kerusakan pada gigi ini adalah salah satu hal yang paling sering terjadi pada masalah kesehatan gigi dan mulut, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

  • Gusi menipis

Hal lain yang menjadi faktor utama terjadinya gigi sensitif adalah menipis atau menysusutnya gusi Anda. Gusi memiliki tugas yang sangat penting untuk menjaga gigi Anda tetap pada tempatnya. Tetapi, terkadang gusi tersebut turun atau menyusut yang dikenal dengan resesi. Kondisi ini membuat akar gigi menjadi terlihat dan gigi menjadi lebih sensitif.

Beberapa hal yang menjadi faktor terjadinya resesi gusi antara lain penyakit gusi, menyikat gigi terlalu keras, menggunakan sikat gigi yang kasar, cedera gusi, merokok, hingga faktor genetik. Salah satu perawatan untuk resesi gusi adalah tergantung pada apa yang menyebabkannya. Misalnya jika resesi karena menggunakan sikat gigi keras, Anda hanya perlu menggantinya dengan sikat gigi yang lembut.

  • Gigi retak

Hal lain yang utama dalam penyebab gigi sensitif adalah adanya gigi retak. Ketika Anda memiliki gigi retak maka saat mengonsumsi minuman dingin atau makanan asam membuat nyeri. Gigi yang retak dapat mengekspose pulpa gigi Anda, sehingga jaringan lunak yang mengandung saraf dan pembuluh darah akan terbuka, sehingga membuat iritasi.

Salah satu tanda gigi retak adalah rasa sakit yang tajam ketika Anda menggigit sesuatu, dan gigi sensitif juga bisa terjadi pada gigi yang bolong tersebut. Beberapa hal yang menyebabkan gigi retak adalah adanya pukulan pada mulut, mengunyah makanan keras, atau gigi rapuh. Kondisi seperti ini Anda disarankan segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.

  • Memutihkan gigi terlalu sering

Memiliki gigi putih memang idaman hampir semua orang. Kini, dengan teknologi yang semakin maju memutihkan gigi dapat dilakukan dengan mudah di dokter gigi. Akan tetapi, jika Anda memutihkan gigi dengan intensitas yang terlalu sering dalam kurun waktu satu tahun maka bisa menyebabkan gigi sensitif.

Pasalnya, jika terlalu sering memutihkan gigi bisa merusak enamel gigi Anda, dan memperburuk tubulus dalam dentin hingga menyebakan gigi sensitif. Jadi, ada baiknya untuk mengikuti saran dokter gigi Anda dalam memutihkan gigi dan lakukan dengan ahlinya atau profesional.

  • Memiliki plak yang berlebihan

Tujuan dari menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan flossing adalah untuk menghilangkan plak yang terbentuk setelah Anda makan. Penumpukan plak yang berlebihan dapat menyebabkan enamel gigi menjadi aus atau menyusut. Nah, kondisi ini membuat gigi Anda menjadi sangat sensitif karena kehilangan perlindungan dari enamel.

Gigi sensitif pada dasarnya dapat diobati salah satunya dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Namun, formula tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya pada semua orang. Jika, dengan pasta gigi tersebut tidak berhasil, ada baiknya untuk menemui dokter gigi dan berkonsultasi lebih lanjut tentang permasalahan gigi Anda.  

Hidup Sehat Read More