Kulit Gatal Merah dan Menyebabkan Iritasi? Ini Penyebabnya

HFMD bisa menyadi penyebab kulit gatal merah di sekitar mulut

Pernah mengalami kulit gatal merah? Kondisi ini mungkin disebabkan karena alergi, gigitan serangga, atau masalah kulit tertentu. Bintik merah pada kulit disertai gatal sering terjadi di area wajah, lengan dan kaki. Namun, dapat juga terjadi pada badan maupun area tubuh yang lain.

  1. Gigitan serangga

Gigitan hewan kecil seperti serangga, termasuk salah satu penyebab yang paling umum dari timbulnya bintik merah pada kulit yang disertai gatal. Mulai dari gigitan nyamuk, semut, kutu hewan peliharaan, tungau kasur, hingga laba-laba dapat menimbulkan keluhan ini. Selain itu keluhan juga dapat disertai dengan rasa nyeri dan pembengkakan di sekitar area gigitan serangga.

  1. Rosacea

Salah satu penyakit kulit yang siklusnya bisa terus menerus berulang adalah rosacea. Pemicu munculnya rosacea bisa karena konsumsi minuman beralkohol, makanan terlalu pedas, paparan sinar matahari, stres, hingga bakteri Helicobacter pylori. Berbeda pemicunya, akan berbeda pula gejala yang muncul ketika seseorang menderita rosacea.

  1. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik umumnya ditandai dengan gejala kulit kering dan gatal. Kondisi ini juga dikenal sebagai eksim. Dermatitis atopik seringkali dialami oleh anak-anak. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Namun, kemungkinan faktor genetik dan lingkungan yang kurang bersih dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini. Gejala dermatitis atopik umumnya ditangani dengan krim kortikosteroid, atau obat-obatan lain yang direkomendasikan dokter.

  1. Ruam popok

Bagi bayi yang baru mencoba merek popok baru atau kulitnya cenderung sensitif, juga bisa mengalami ruam popok atau diaper rash. Kulit gatal merah akan muncul di area yang mengalami kontak langsung dengan popok. Jika disentuh, area kulit ini akan terasa hangat.

  1. Cacar air

Cacar atau chickenpox juga bisa memicu munculnya kulit gatal merah di sekujur tubuh. Penyakit menular ini juga disertai gejala lain seperti demam, nyeri badan, radang tenggorokan, hingga hilangnya nafsu makan. Mengingat penyakit ini termasuk menular, sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan hingga lukanya mengering sempurna.

  1. Kudis

Kudis yaitu kondisi iritasi kulit yang diakibatkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Gejala umum dari scabies adalah ruam dan rasa gatal yang hebat terutama pada malam hari. Jika ruam atau area yang gatal terus menerus digaruk, dapat menyebabkan luka yang terinfeksi. Pengobatan scabies yaitu dengan menggunakan salep dan krim yang dioleskan ke kulit.

  1. Ruam popok

Bagi bayi yang baru mencoba merek popok baru atau kulitnya cenderung sensitif, juga bisa mengalami ruam popok atau diaper rash. Kulit gatal merah akan muncul di area yang mengalami kontak langsung dengan popok. Jika disentuh, area kulit ini akan terasa hangat.

  1. HFMD

HFMD atau hand, foot, and mouth disease juga bisa menyebabkan munculnya ruam kemerahan di sekujur tubuh yang terjadi akibat infeksi virus. Utamanya, di telapak tangan dan juga kaki. HFMD biasanya terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun. Selain ruam, anak juga akan mengalami nyeri di lidah, gusi, dan juga mulutnya.

  1. Ringworm

Nama lain dari ringworm adalah jamur kulit dengan ciri-ciri kulit gatal merah dengan bentuk seperti lingkaran. Bagian tepi lingkaran akan berwarna paling merah sementara bagian dalamnya tampak baik baik saja. Jenis jamur apapun bisa memicu terjadinya ringworm, seperti Trichophyton, Microsporum, dan juga Epidermophyton.

Kesehatan Kulit Read More