Olahraga yang Bisa Bumil Lakukan Saat Hamil 2 Bulan

Saat hamil 2 bulan seorang perempuan baru menyadari bahwa dirinya terlambat menstruasi. Kondisi janin berkisar antara 5-8 minggu atau berbentuk seperti raspberry dengan panjang sekitar 12-18 cm. 

hamil 2 bulan

Setelah dinyatakan positif hamil lewat testpack maupu USG, penting bagi ibu untuk menjaga kesehatan melalui olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh. 

Gejala morning sickness dan keluhan awal kehamilan lainnya akan berangsur membaik jika diimbangi dengan olahraga. Berikut beberapa pilihan olahraga yang bisa dilakukan. 

Yoga

Berbagai manfaat yoga seperti mengurangi kekakuan otot, menjaga tekanan darah normal, mengatur laju nafas, serta menjaga kekuatan dan kelenturan otot akan membantu ibu menghadapi ketidaknyamanan saat memasuki usia hamil 2 bulan. Manfaat yoga juga bisa dirasakan untuk mempersiapkan kelahiran kelak. 

Selain itu, pada dasarnya yoga merupakan olahraga yang baik untuk perempuan karena mampu membangun kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis yang berisiko menyerang perempuan ketika menopause. Menurut studi, yoga dapat menjaga kepadatan mineral tulang.  

Ttidak semua gerakan yoga bisa dilakukan sat hamil. Cukup lakukan gerakan ringan yang aman serta hindari gerakan seperti backbends, gerakan yang menekan perut, headstands, menekuk tulang belakang secara ekstrim, serta bikram yoga. 

Anda bisa melakukannya selama 30 menit atau satu sesi setiap hari serta sesuaikan dengan kondisi tubuh. Jangan sampai ibu merasa kelelahan. 

Pilates

Keluhan pegal-pegal di punggung menjadi hal yang wajar dan sering terjadi pada ibu hamil. Pilates mampu mengurangi keluhan tersebut secara perlahan apabila dilakukan secara rutin.

Pilates bisa dipraktikkan menggunaan peralatan tertentu atau bisa juga hanya menggunakan mastras di lantai. 

Hindari gerakan pilates yang terlalu berat seperti menekuk tulang belakang atau gerakan yang mendorong sehingga menekan bagian perut. Prenatal pilates dapat dilakukan sekali dalam seminggu sehingga melatih kekuatan dan kelenturan otot serta menjaga keseimbangan tubuh.

Berjalan santai

Berjalan santai menjadi pilihan aktivitas fisik yang paling ringan dilakukan. Agar lebih menyenangkan, lakukan kegiatan ini bersama pasangan atau keluarga. Sesekali lakukan peregangan di tengah perjalan untuk melatih kelenturan otot. 

Anda tidak perlu memaksakan diri berjalan dengan jarak yang jauh jika tidak memiliki kebiasaan ini sebelum hamil. Gunakan sepatu yang nyaman dan konsumsi air mineral yang cukup untuk mencegah dehidrasi. 

Anda bisa melakukan kebiasan berjalan santai sekitar 30 menit selama 5 hari dalam sepekan. Namun, jika tubuh merasa kelelahan, frekuensi tersebut bisa dikurangi seseuai kemampuan. 

Berenang

Seluruh otot di badan akan digunakan secara aktif saat berenang sehingga membantu meningkatkan kelenturan otot. Selain itu, laju pernafasan juga bisa dilatih, meskipun harus disadari bahwa saat hamil seseorang akan lebih mudah kehabisan nafas sehingga jangan memaksakan diri terlalu berat. 

Anda tak perlu terburu-buru menggerakkan badan seperti yang lazim dilakukan saat berenang sebelum hamil. Cukup mulai dengan berjalan pelan di kolam renang dangkal untuk menguji kebugaran dan daya tahan tubuh. 

Saat pagi hari, biasanya ibu yang memasuki usia hamil 2 bulan mengalami mual dan muntah. Oleh sebab itu, sebaiknya berenang dilakukan saat siang hari atau setelah jadwal kerja seharian. Pastikan untuk menjaga hidrasi tubuh sepanjang aktivitas berenang. 

Apapun olahraga yang ingin dilakukan, lakukan konsultasi ke dokter terkait dengan kondisi dan keluhan hamil yang dialami. Batasan setiap ibu hamil dalam menjalankan aktivitas maupun olahraga berbeda-beda, pastikan Anda tidak mengalami kelelahan setiap kali menjalani olahraga dan aktivitas tersebut. 

Parenting

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*